Beredar Klaim Pemakaian Listrik Malam Hari Lebih Boros, Ini Faktanya
Klaim Listrik Malam Hari Lebih Boros, Ini Faktanya

Klaim Viral di Media Sosial: Pemakaian Listrik Malam Hari Diklaim Lebih Boros

Sebuah unggahan yang menyebar di platform media sosial, khususnya TikTok, mengklaim bahwa penggunaan listrik pada jam-jam tertentu dapat menyebabkan tagihan yang lebih mahal. Informasi ini pertama kali diunggah oleh akun TikTok @zyka*** pada tanggal 21 Desember 2025, dan sejak itu menjadi perbincangan hangat di kalangan pengguna internet.

Isi Klaim yang Beredar Luas

Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa pemakaian peralatan elektronik rumah tangga pada rentang waktu pukul 17.00 hingga 22.00 akan berdampak signifikan pada biaya listrik. Peralatan yang dimaksud meliputi:

  • Pompa air
  • AC (pendingin ruangan)
  • Rice cooker (penanak nasi)
  • Setrika
  • Mesin cuci

Klaim ini bahkan menyatakan bahwa biaya listrik pada jam-jam tersebut bisa mencapai dua kali lipat dibandingkan dengan penggunaan di waktu lain. Hal ini tentu menimbulkan kekhawatiran bagi banyak konsumen, terutama di tengah isu kenaikan tarif listrik yang sering dibahas.

Fakta di Balik Sistem Tarif Listrik di Indonesia

Namun, klaim yang viral ini tidak sepenuhnya akurat. Di Indonesia, sistem tarif listrik umumnya tidak menerapkan pembedaan harga berdasarkan jam pemakaian untuk pelanggan rumah tangga biasa. PLN sebagai penyedia listrik utama menggunakan skema tarif yang tetap, dihitung berdasarkan daya terpasang dan jumlah pemakaian dalam kilowatt-hour (kWh), tanpa mempertimbangkan waktu spesifik penggunaannya.

Penjelasan lebih lanjut: Beberapa negara memang menerapkan time-of-use pricing, di mana tarif listrik lebih tinggi pada jam sibuk. Namun, di Indonesia, konsep ini belum diterapkan secara luas untuk pelanggan rumah tangga. Faktor utama yang mempengaruhi tagihan listrik adalah:

  1. Daya listrik yang terpasang di rumah
  2. Jumlah peralatan elektronik yang digunakan
  3. Durasi pemakaian peralatan tersebut
  4. Efisiensi energi dari peralatan itu sendiri

Oleh karena itu, penggunaan peralatan seperti AC atau mesin cuci pada malam hari tidak secara otomatis membuat tagihan menjadi dua kali lipat. Yang lebih penting adalah bagaimana konsumen mengelola pemakaian listrik secara keseluruhan, misalnya dengan mematikan peralatan saat tidak digunakan atau memilih peralatan yang hemat energi.

Dampak dan Saran untuk Konsumen

Viralnya informasi ini menunjukkan pentingnya verifikasi fakta sebelum mempercayai klaim yang beredar di media sosial. Konsumen disarankan untuk:

  • Mengakses informasi resmi dari sumber terpercaya, seperti situs web PLN atau kementerian terkait
  • Memahami skema tarif listrik yang berlaku di wilayah mereka
  • Menerapkan kebiasaan hemat energi dalam kehidupan sehari-hari

Dengan demikian, masyarakat dapat menghindari kepanikan yang tidak perlu dan fokus pada upaya penghematan listrik yang lebih efektif dan berdasarkan fakta.