Waspada, Menumpuk Perangkat Elektronik Lama Bisa Picu Masalah Keamanan
Bahaya Menumpuk Perangkat Elektronik Lama di Rumah

Waspada, Menumpuk Perangkat Elektronik Lama Bisa Picu Masalah Keamanan

Banyak rumah tangga di Indonesia memiliki laci atau tas khusus yang dipenuhi dengan charger yang kusut, ponsel lawas, tablet dengan layar retak, serta berbagai aksesori elektronik lainnya yang jarang disentuh. Meskipun seringkali dianggap sepele dan disimpan dengan alasan "untuk berjaga-jaga", para ahli teknologi kini mengingatkan bahwa kebiasaan menumpuk perangkat lama ini dapat memicu sejumlah masalah serius.

Risiko yang Mengintai dari Tumpukan Elektronik

Menurut para pakar, masalah yang timbul tidak hanya sekadar membuat rumah terasa semakin penuh dan berantakan. Lebih dari itu, terdapat risiko kebocoran data pribadi yang dapat terjadi jika perangkat lama tidak dihapus dengan benar sebelum disimpan atau dibuang. Selain itu, bahaya keselamatan seperti kebakaran akibat baterai yang rusak atau komponen elektronik yang tidak stabil juga menjadi ancaman nyata.

Para ahli menekankan pentingnya untuk segera melepaskan beberapa jenis perangkat elektronik lama. Cara yang disarankan termasuk menjual kembali barang yang masih berfungsi, menyumbangkannya kepada yang membutuhkan, atau mendaur ulang secara bertanggung jawab untuk mengurangi dampak lingkungan.

Empat Kategori Perangkat yang Perlu Dipensiunkan

Dilansir dari sumber terpercaya seperti Martha Stewart, berikut adalah empat kategori perangkat elektronik yang menurut para ahli sudah saatnya untuk "dipensiunkan" dari penyimpanan di rumah:

  • Ponsel dan Tablet Lama: Perangkat dengan sistem operasi yang tidak lagi didukung dapat rentan terhadap serangan siber dan kebocoran data.
  • Charger dan Kabel Usang: Kabel yang sudah kusut atau rusak dapat menyebabkan korsleting dan meningkatkan risiko kebakaran.
  • Aksesori Elektronik Tidak Terpakai: Barang seperti headset, power bank, atau adaptor yang jarang digunakan hanya menambah tumpukan tanpa manfaat.
  • Perangkat dengan Baterai Rusak: Baterai yang menggembung atau bocor dapat melepaskan bahan kimia berbahaya dan berpotensi meledak.

Dengan memahami risiko ini, diharapkan masyarakat dapat lebih bijak dalam mengelola perangkat elektronik lama mereka, sehingga tidak hanya menjaga keamanan rumah tetapi juga melindungi data pribadi dan lingkungan sekitar.