Polisi menangkap seorang wanita di wilayah Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, karena diduga terlibat dalam peredaran obat keras ilegal tanpa izin. Penangkapan dilakukan oleh jajaran Polsek Cileungsi pada Kamis (25/6/2026) malam.
Kronologi Penangkapan
Kapolsek Cileungsi Kompol Edison mengungkapkan bahwa wanita tersebut diamankan dalam sebuah operasi penindakan di wilayah hukum Polsek Cileungsi. "Seorang wanita yang diduga terlibat dalam peredaran obat terlarang berhasil diamankan jajaran Polsek Cileungsi," kata Edison, Jumat (26/6/2026).
Saat diamankan, wanita tersebut sempat menangis histeris dan menolak menunjukkan lokasi penyimpanan barang bukti kepada petugas. "Wanita tersebut menangis histeris dan sempat menolak menunjukkan lokasi penyimpanan barang bukti kepada petugas," ucapnya.
Polisi kemudian memberikan penjelasan kepada wanita tersebut. Tak lama, ia bersedia menunjukkan sejumlah barang bukti yang dibawanya. "Pelaku akhirnya bersedia menunjukkan barang bukti berupa sejumlah obat terlarang yang disimpan di dalam dashboard sepeda motor yang digunakannya," ungkap Edison.
Pengembangan Kasus
Petugas melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan mengembangkan kasus dengan mendatangi lokasi yang diduga menjadi tempat bandar obat-obatan tersebut. Namun, saat dilakukan penggerebekan, terduga bandar tidak berada di lokasi sehingga belum berhasil diamankan. "Namun, saat dilakukan penggerebekan, terduga bandar tidak berada di lokasi sehingga belum berhasil diamankan," tuturnya.
Polisi lalu membawa wanita tersebut beserta barang bukti ke Satres Narkoba Polres Bogor untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Sementara itu, penyelidikan terus dilakukan. "Polisi kini masih terus melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku utama yang diduga berperan sebagai bandar dalam jaringan peredaran obat terlarang tersebut," pungkas Edison.
Dampak dan Langkah Selanjutnya
Kasus ini menjadi perhatian serius pihak kepolisian dalam memberantas peredaran obat keras ilegal di wilayah Bogor. Masyarakat diimbau untuk waspada dan melaporkan aktivitas mencurigakan terkait narkoba. Polisi berkomitmen untuk menindak tegas jaringan peredaran obat terlarang dan melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan obat.



