Trump Ancang Serang Pusat Nuklir Iran yang Dipindahkan ke Gunung Pickaxe
Trump Siap Serang Pusat Nuklir Iran di Gunung Pickaxe

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan segera melancarkan serangan terhadap area yang diduga menjadi lokasi sentrifuges nuklir Iran. Trump menyatakan bahwa Iran tidak akan mampu mencegah serangan tersebut.

"Kami akan menyerang area itu dengan sangat keras, mungkin dalam waktu dekat, dan tidak ada yang bisa mereka lakukan untuk mencegahnya," kata Trump menjawab pertanyaan mengenai apakah Iran telah memindahkan sentrifugesnya ke Gunung Pickaxe di wilayah Natanz, seperti dilansir Al Jazeera dan CNN International pada Selasa (21/7/2026).

"Biasanya saya tidak akan mengatakan hal itu. Jika saya berpikir mereka bisa melakukan sesuatu untuk mencegahnya, saya tidak akan pernah mengatakannya; namun kami akan menyerang area itu dalam waktu dekat, dan... dengan sangat keras," tambahnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Intelijen Israel Konfirmasi Pemindahan Fasilitas Nuklir Iran

Sekutu terdekat AS, Israel, meyakini bahwa Iran telah memindahkan sentrifus canggih dan sebagian dari cadangan uranium ke fasilitas bawah tanah di selatan Teheran setelah perang 12 hari pada Juni 2025. Intelijen Israel telah memantau lokasi yang dikenal sebagai Pickaxe Mountain selama berbulan-bulan, karena tempat itu merupakan salah satu fasilitas nuklir utama Iran.

Fasilitas yang diperkuat dan terletak jauh di bawah tanah tersebut menjadikannya target yang sulit bagi AS dan Israel. Lokasinya di pusat wilayah Iran juga membuat operasi darat menjadi sangat menantang.

CNN sebelumnya melaporkan bahwa Iran telah meningkatkan upaya secara drastis untuk menutup akses ke cadangan uranium yang mendekati tingkat mutu senjata, dengan sengaja meruntuhkan terowongan dan memasang jebakan berupa ranjau peledak di pintu-pintu masuknya.

Iran Simpan 440 Kg Uranium Diperkaya Tinggi

Iran diperkirakan memiliki sekitar 440 kilogram uranium yang diperkaya tinggi. Upaya menyingkirkan uranium tersebut tetap menjadi salah satu tujuan perang utama bagi Israel maupun AS. Israel memperkirakan bahwa Teheran telah memindahkan sebagian uranium itu ke Pickaxe Mountain.

"Aktivitas dan pembangunan di lokasi itu meningkat setelah perang 12 hari antara Israel dan Iran pada bulan Juni 2025," ujar sumber Israel.

AS Pernah Gempur Tiga Fasilitas Nuklir Iran

Menjelang akhir perang tersebut, AS melancarkan serangan terhadap tiga fasilitas nuklir Iran—Fordo, Natanz, dan Isfahan—namun tidak menyerang Pickaxe Mountain. Pada Desember lalu, seorang pejabat senior Israel mengatakan kepada CNN, "Ada berbagai sinyal, pernyataan, dan pesan yang terus muncul, yang mengindikasikan bahwa Iran sedang mempersenjatai diri kembali, meningkatkan kemampuan, serta bersiap untuk melakukan serangan."

Ancaman Trump ini muncul di tengah ketegangan yang meningkat antara AS dan Iran, serta kekhawatiran internasional mengenai program nuklir Teheran.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga