Trump Ancam Kembali Serang Iran Jika Pembicaraan Damai Gagal
Trump Ancam Kembali Serang Iran Jika Pembicaraan Damai Gagal

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan keyakinannya bahwa diplomasi dengan Iran dapat menghasilkan kesepakatan untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung berbulan-bulan. Namun, ia memperingatkan bahwa Washington akan melanjutkan serangan militer jika negosiasi gagal mencapai hasil.

"Saya punya banyak kesabaran... Kita lihat saja apa yang terjadi. Saya pikir ada peluang bagus bahwa sesuatu bisa terjadi," kata Trump kepada wartawan di atas pesawat kepresidenan Air Force One, seperti dilansir kantor berita AFP pada Selasa (28/7/2026). "Jika tidak, kita kembali melakukan apa yang kita lakukan dua hari yang lalu," imbuhnya.

Gencatan Senjata Setelah 13 Malam Serangan

Iran dan Amerika Serikat telah menghentikan serangan selama tiga hari berturut-turut. Gencatan senjata ini terjadi setelah 13 malam saling serang yang intens. Trump mengklaim bahwa para pemimpin Iran telah meminta pertemuan dan berpendapat bahwa satu-satunya alasan mereka ingin bertemu adalah karena Amerika Serikat telah menyerang mereka dengan sangat keras.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Namun, Teheran sebelumnya membantah bahwa negosiasi langsung sedang berlangsung. Pemerintah Iran mengatakan bahwa para mediator hanya menyampaikan pesan dari Washington, bukan perundingan tatap muka.

Trump Tepis Kekhawatiran Amunisi Menipis

Ketika ditanya mengenai kelangsungan operasi militer, Trump menepis kekhawatiran bahwa perang selama lima bulan telah mengurangi persediaan amunisi Amerika Serikat. "Kita memiliki banyak amunisi," katanya. "Kita juga memiliki banyak amunisi kelas menengah, lebih dari yang bisa kita gunakan, apa pun yang terjadi."

Pernyataan ini muncul di tengah spekulasi bahwa stok senjata Amerika mulai menipis akibat konflik berkepanjangan. Namun, Trump menegaskan bahwa militer AS tetap memiliki kemampuan untuk melanjutkan serangan jika diperlukan.

Dana Sitaan Venezuela dan Iran

Dalam kesempatan yang sama, Trump juga ditanyai tentang rencana penggunaan uang yang disita dari Venezuela. Ia mengatakan bahwa dana tersebut dapat dialihkan ke militer AS. Lebih lanjut, ia menyarankan Washington dapat melakukan hal serupa dengan menarik dana dari Iran.

"Kami menerima banyak uang. Miliaran dan miliaran dolar," katanya. "Itu juga akan terjadi dengan Iran," cetus Trump, mengindikasikan bahwa sanksi dan penyitaan aset akan terus menjadi alat tekanan.

Konflik antara AS dan Iran telah memuncak dalam beberapa bulan terakhir, dengan serangan udara dan rudal saling balas. Gencatan senjata tiga hari ini memberikan harapan kecil untuk de-eskalasi, namun ancaman Trump menunjukkan bahwa jalan menuju perdamaian masih panjang.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga