Profil Muhammad Nas, Asintel Kaskostrad yang Kini Jabat Kapuspen TNI
Muhammad Nas, Asintel Kaskostrad Kini Jadi Kapuspen TNI

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto secara resmi melantik Brigjen TNI Muhammad Nas sebagai Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI. Upacara serah terima jabatan (sertijab) berlangsung di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Kamis (21/5).

Profil Muhammad Nas

Muhammad Nas lahir di Nagari Gadut, Agam, Sumatera Barat, pada 8 Juni 1975. Ia merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1998. Kariernya di korps Infanteri dikenal solid dengan spesialisasi mendalam di bidang intelijen militer.

Sepanjang karier militernya, jenderal bintang satu ini telah menduduki berbagai posisi strategis, baik di komando teritorial maupun intelijen strategis. Pada tahun 2016, ia dipercaya menjadi Komandan Kodim (Dandim) 0824/Jember. Kemudian, ia menjabat Dandim 0101/Kota Banda Aceh pada 2021-2022.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Ia juga pernah menjabat Asisten Intelijen Kepala Staf Daerah Militer (Asintel Kasdam) II/Sriwijaya. Pada tahun 2025, ia menjabat Paban Utama A-2 Direktorat A Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI. Sebelum ditunjuk sebagai Kapuspen TNI, Muhammad Nas menjabat sebagai Asisten Intelijen Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Asintel Kaskostrad) sejak Maret 2025.

Pendekatan Humanis

Nama Muhammad Nas sempat menjadi perbincangan hangat dan viral di media sosial pada Agustus 2025. Saat itu, situasi memanas dalam sebuah aksi demonstrasi di depan Mako Brimob. Alih-alih menggunakan pendekatan represif, Nas yang turun langsung ke lapangan mampu meredam tensi massa dengan cara membuka dialog yang humanis. Pendekatan persuasif dan kepala dinginnya berhasil mendinginkan suasana tanpa terjadi bentrokan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga