Israel Klaim Serang Universitas Militer IRGC di Teheran untuk Hancurkan Fasilitas Senjata
Israel Serang Universitas Militer IRGC di Teheran

Israel Klaim Hancurkan Fasilitas Riset Senjata di Universitas Militer Iran

Militer Israel secara resmi mengklaim telah melaksanakan serangan terhadap sebuah universitas di ibu kota Iran, Teheran, yang dikelola langsung oleh Garda Revolusi Iran (IRGC). Dalam pernyataan resminya yang dikutip dari kantor berita AFP pada Senin (30/3/2026), Israel menegaskan bahwa target serangan tersebut adalah Universitas Imam Hossein, yang digambarkan sebagai lembaga akademik militer utama IRGC.

Universitas Dituding sebagai Pusat Pengembangan Senjata

"Dalam beberapa hari terakhir, salah satu situs infrastruktur militer utama IRGC baru-baru ini diserang, yang terletak di dalam kompleks Universitas Imam Hossein—lembaga akademik militer utama IRGC, yang juga berfungsi sebagai aset darurat bagi badan-badan militer rezim," bunyi pernyataan militer Israel tersebut. Klaim ini menyoroti tuduhan bahwa universitas tersebut tidak hanya berfungsi sebagai institusi pendidikan, tetapi juga dimanfaatkan untuk penelitian dan pengembangan senjata canggih.

Lebih lanjut, militer Israel mengungkapkan detail operasi: "Selama operasi, IDF menyerang infrastruktur militer di dalam universitas beberapa kali untuk menimbulkan kerusakan signifikan pada kemampuan produksi dan pengembangan senjata rezim." Pernyataan ini menekankan tujuan strategis serangan, yaitu untuk melemahkan kapasitas militer Iran secara langsung.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Fasilitas Penting Diklaim Telah Dihancurkan

Menurut laporan dari Israel, serangan tersebut berhasil menghancurkan sejumlah fasilitas kritis di dalam kompleks universitas. Di antaranya adalah:

  • Terowongan angin yang terletak di bawah universitas, yang diduga digunakan untuk pengujian aerodinamika senjata.
  • Pusat kimia yang terkait dengan pengembangan bahan peledak atau senjata kimia.
  • Pusat teknologi dan teknik dari kelompok mekanik dan pengembangannya, yang dianggap sebagai jantung inovasi militer.

Israel menegaskan bahwa semua fasilitas ini secara aktif digunakan untuk mendukung program pengembangan senjata Iran, meskipun klaim ini belum dikonfirmasi secara independen oleh pihak netral.

Latar Belakang dan Konteks Konflik

Universitas Imam Hossein bukanlah institusi biasa, karena telah dikunjungi oleh para pejabat tinggi Iran, termasuk mantan pemimpin tertinggi Ali Khamenei. Hal ini menunjukkan pentingnya universitas tersebut dalam hierarki militer dan politik Iran. Serangan ini terjadi dalam konteks ketegangan yang terus memanas antara Israel dan Iran, terutama terkait program nuklir dan militer Tehran.

Sebelumnya, Garda Revolusi Iran telah mengancam akan membalas dengan menargetkan universitas-universitas Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Ancaman ini dilontarkan sebagai respons terhadap serangan gabungan AS-Israel yang menghancurkan dua universitas Iran di masa lalu. Situasi ini memperlihatkan bagaimana institusi pendidikan telah menjadi bagian dari pertarungan geopolitik yang lebih luas, di mana garis antara akademik dan militer semakin kabur.

Insiden terbaru ini berpotensi memicu eskalasi lebih lanjut di kawasan yang sudah rentan, dengan kedua belah pihak saling menyalahkan dan memperkuat posisi defensif mereka. Dunia internasional kini mengawasi dengan cermat, khawatir konflik ini bisa merembet ke wilayah yang lebih luas dan melibatkan lebih banyak aktor.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga