Polda Sumsel Perkuat Komitmen Kemanusiaan dengan Bantuan Infrastruktur Air dan Pendidikan
Jakarta - Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) terus menunjukkan komitmen nyata dalam bidang kemanusiaan melalui serangkaian program yang menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat. Kali ini, fokus bantuan diarahkan pada sektor keagamaan dan pendidikan dengan memberikan sumur bor untuk Pondok Pesantren Tahfizh Romadhon serta mendukung pembangunan Rumah Al-Qur'an Al-Ilmu di Martapura, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur.
Inisiatif Kapolda untuk Kehadiran Polri yang Berdampak
Program kemanusiaan ini diinisiasi langsung oleh Kapolda Sumsel, Irjen Polisi Sandi Nugroho, sebagai implementasi konkret dari visi Polri yang hadir di tengah masyarakat. Tujuannya adalah untuk memperkuat sinergi antara kepolisian dengan lembaga keagamaan dan pendidikan, khususnya di wilayah pedesaan yang membutuhkan dukungan infrastruktur.
Peresmian bantuan sumur bor dilaksanakan di lapangan dengan dipimpin oleh Kapolres OKU Timur, AKBP Dwi Agung Setyono, yang bertindak sebagai perwakilan Kapolda Sumsel. Prosesi berlangsung dengan khidmat di Pondok Pesantren Tahfizh Romadhon, Desa Kotabaru, dan dihadiri oleh berbagai tokoh agama, pengurus pesantren, serta para santri yang antusias menyambut bantuan tersebut.
Dampak Jangka Panjang Bantuan Sumur Bor
Bantuan sumur bor ini diharapkan dapat menjadi solusi berkelanjutan bagi para santri dalam memenuhi kebutuhan air bersih untuk berbagai keperluan sehari-hari. Kebutuhan tersebut meliputi air untuk ibadah, konsumsi minum, serta sanitasi yang lebih baik, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup dan fokus belajar mengajar di lingkungan pesantren.
Selain infrastruktur air, sinergi Polri dengan dunia pendidikan keagamaan juga berlanjut ke Desa Kotabaru Selatan. Di lokasi tersebut, Kapolres OKU Timur menyalurkan bantuan untuk mempercepat proses pembangunan Rumah Al-Qur'an Al-Ilmu, yang bertujuan sebagai pusat pembelajaran dan pengembangan spiritual masyarakat setempat.
Dialog Langsung dan Harapan Kapolda
Dalam kunjungannya, AKBP Dwi Agung Setyono menyempatkan diri untuk meninjau langsung aktivitas belajar-mengajar di pesantren serta berdialog secara interaktif dengan para pengajar. Ia menyampaikan pesan hangat dari Kapolda Sumsel, Irjen Sandi Nugroho, yang berharap agar bantuan ini dapat menjadi wasilah kebaikan dan berkah bagi seluruh santri.
"Polri hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga sebagai mitra aktif dalam pembangunan sumber daya manusia yang religius dan berkarakter," tegas AKBP Dwi dalam keterangan resminya pada Senin, 30 Maret 2026. Pernyataan ini menegaskan peran ganda Polri yang semakin mengedepankan aspek pelayanan dan kepedulian sosial.
Transformasi Polri yang Presisi dan Berorientasi Masyarakat
Secara terpisah, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Polisi Sunarto, menegaskan bahwa aksi sosial ini merupakan bagian integral dari transformasi Polri yang Presisi. Dalam transformasi tersebut, pelayanan publik dan kepedulian sosial ditempatkan sebagai prioritas utama, menggambarkan pergeseran paradigma dari sekadar penegak hukum menjadi institusi yang peduli pada kesejahteraan masyarakat.
"Kapolda Sumsel secara konsisten mendorong seluruh jajaran untuk peka dan responsif terhadap kondisi riil di wilayah masing-masing. Kepercayaan yang diberikan masyarakat adalah amanah yang harus dijaga melalui aksi nyata yang membawa manfaat langsung," ungkap Kombes Sunarto. Ia menambahkan bahwa Polda Sumsel berkomitmen untuk memastikan kehadiran Polri memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat, terutama di daerah yang membutuhkan.
Membangun Hubungan Harmonis dan Komitmen Jangka Panjang
Polda Sumsel berharap agar hubungan harmonis antara institusi kepolisian dan komunitas pesantren dapat terus terjaga dan bahkan diperkuat ke depannya. Bantuan ini tidak hanya sekadar program sesaat, tetapi juga menjadi bukti nyata dari komitmen penuh Polri dalam mendukung pembangunan sosial dan spiritual di seluruh wilayah Sumatera Selatan.
Dengan langkah-langkah seperti ini, Polda Sumsel ingin menunjukkan bahwa Polri siap menjadi mitra strategis dalam membangun masyarakat yang sejahtera, aman, dan berakhlak mulia. Dukungan terhadap sektor pendidikan dan keagamaan diharapkan dapat menciptakan efek berantai yang positif bagi pembangunan daerah secara keseluruhan.



