Mensos Potong Tukin 3% untuk 2.708 Pegawai yang Bolos Usai Lebaran
Mensos Potong Tukin 3% untuk Pegawai Bolos Usai Lebaran

Mensos Kenakan Sanksi Tegas: Potong Tukin 3% untuk Ribuan Pegawai Bolos Pasca-Lebaran

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, mengambil langkah tegas terhadap pelanggaran disiplin di lingkungan Kementerian Sosial. Ia mengumumkan akan memotong tunjangan kinerja (tukin) sebesar 3 persen bagi pegawai yang tidak masuk kerja tanpa keterangan pada hari pertama setelah libur Lebaran.

Data Ketidakhadiran yang Mengkhawatirkan

Dalam keterangannya di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Rabu (25/3/2026), Gus Ipul mengungkap fakta mengejutkan. Dari total 46.090 pegawai Kemensos, sebanyak 2.708 orang tercatat tidak mengisi absen hingga batas waktu penutupan pukul 10.00 pagi. "Cukup besar yang tanpa keterangan ini," tegasnya, menyoroti angka yang signifikan tersebut.

Ia merinci komposisi kehadiran pegawai pada hari itu:

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram
  • Pegawai yang bekerja dari kantor (WFO): 33.683 orang
  • Pegawai yang bekerja dari rumah (WFA): 5.071 orang
  • Pegawai dengan pola kerja fleksibel: 34.284 orang
  • Pegawai yang cuti atau sakit: 344 orang

Sanksi Berdasarkan Regulasi yang Berlaku

Gus Ipul menegaskan bahwa ketidakhadiran tanpa keterangan merupakan pelanggaran disiplin serius. Sanksi pemotongan tukin 3 persen per hari ini merujuk pada Peraturan Menteri Sosial Nomor 6 Tahun 2023 tentang Pemberian Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Kemensos.

"Bagi mereka yang melanggar disiplin, di antaranya tidak melakukan absensi pada saat masuk kerja atau pulang kerja, akan dilakukan pemotongan sebesar 3 persen per hari untuk tunjangan kinerjanya atau tukin-nya," jelas Gus Ipul dengan nada tegas.

Selain itu, pegawai yang tidak disiplin juga terancam sanksi lebih lanjut sesuai PP Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS, yang dapat berupa teguran lisan hingga tertulis.

Tindak Lanjut dan Pembinaan

Tidak berhenti pada sanksi administrasi, Gus Ipul juga mewajibkan seluruh 2.708 pegawai yang bolos untuk mengikuti apel pembinaan pada keesokan harinya. "Besok jam 10 pagi semuanya saya minta untuk ikut apel, baik secara daring maupun luring. Untuk yang di Jakarta, semuanya wajib hadir di kantor Salemba ini," cetusnya.

Ia berharap insiden ini menjadi pembelajaran berharga bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kemensos. "Kami punya pengawasan dan alat untuk mengukur tingkat kedisiplinan. Sayangnya, tidak semua menjalankan apa yang sudah dipahami sebenarnya dengan baik oleh mereka," ujarnya, menekankan pentingnya etos kerja yang tinggi.

Gus Ipul mendorong para pegawai untuk kembali bekerja dengan semangat baru dan tekad yang lebih kuat dalam melayani masyarakat, terutama setelah masa liburan Lebaran.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga