Pemerintah Venezuela memanggil Duta Besar Iran, Ali Chegini, pada Selasa (28/7/2026) waktu setempat sebagai protes terhadap komentar otoritas Iran yang dinilai merendahkan. Pemanggilan ini dilakukan di Kementerian Luar Negeri Venezuela, di mana Chegini menerima nota protes resmi.
Pemanggilan Dubes Iran
Kementerian Luar Negeri Venezuela dalam pernyataannya menyatakan bahwa Chegini dipanggil untuk menerima nota protes atas pernyataan yang merendahkan dan tidak pantas yang ditujukan kepada lembaga serta otoritas Venezuela. Meski demikian, otoritas Venezuela tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai pernyataan spesifik yang dimaksud.
Langkah ini menandai ketegangan diplomatik yang jarang terjadi antara dua negara yang selama tiga dekade terakhir menjalin hubungan erat sebagai sekutu ideologis dan mitra dagang.
Konteks Pernyataan Menlu Iran
Sebuah video yang beredar online menunjukkan bahwa Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, baru-baru ini mengatakan bahwa Iran bukanlah Venezuela dalam konteks negosiasi dengan Amerika Serikat (AS). Pernyataan ini dianggap oleh Venezuela sebagai penghinaan, mengingat Venezuela selama ini menjadi sekutu setia Iran di kawasan Amerika Latin.
Kerenggangan hubungan antara Caracas dan Teheran dapat menjadi titik balik, terutama setelah perubahan kekuasaan di Venezuela. Pada Januari 2026, AS berhasil menggulingkan Presiden Nicolas Maduro dalam operasi militer, dan pemerintahan baru Venezuela kini cenderung mendekati Washington.
Sejarah Hubungan Venezuela-Iran
Sejak naiknya Hugo Chavez ke kekuasaan pada 1999, Venezuela dan Iran mempererat hubungan melalui semangat anti-imperialis dan permusuhan bersama terhadap AS. Kedua negara telah menjalin berbagai kesepakatan di bidang energi, pertambangan, kesehatan, dan pendidikan.
Saat Venezuela dilanda krisis ekonomi pada 2020, Iran mengirimkan 1,5 juta barel bensin karena Caracas tidak mampu mengolah minyak mentahnya sendiri. Pada 2025, Teheran juga mengirimkan lebih dari dua juta dosis vaksin polio dan hepatitis ketika Venezuela kesulitan membeli obat-obatan akibat sanksi AS.
Masa Depan Hubungan Setelah Perubahan Pemerintahan
Dengan pemerintahan baru Venezuela yang pro-AS, hubungan dengan Iran mungkin akan berubah drastis. Langkah pemanggilan dubes ini menunjukkan bahwa Caracas siap mengambil jarak dari Teheran untuk meraih dukungan Washington. Pengamat menilai bahwa insiden ini bisa menjadi awal dari reorientasi kebijakan luar negeri Venezuela.



