Pria di Nganjuk Ditemukan Tewas Terkubur di Pekarangan Rumah, Polisi Selidiki Dugaan Kejahatan
Pria Nganjuk Tewas Terkubur di Pekarangan, Polisi Selidiki

Warga Dusun Nanggungan, Desa Kaloran, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria yang terkubur di pekarangan rumahnya sendiri. Polisi menduga kuat ada tindak kejahatan di balik tewasnya korban bernama Gatut Tri Wahyu Widodo (53).

Kronologi Penemuan Mayat Terkubur

Korban ditemukan pada Rabu (15/7/2026) siang. Penemuan itu bermula dari kecurigaan sejumlah warga terhadap gundukan tanah yang ditutupi tumpukan genteng di lokasi. "Awalnya kami melihat ada gundukan tanah yang kelihatannya baru. Di atasnya juga ada tumpukan genteng," ujar Ali Ridho, tetangga korban.

Ali menambahkan, korban diketahui hilang sejak Senin (13/7). Istri korban kemudian melaporkan kehilangan korban ke Polsek Ngronggot sembari terus melakukan pencarian. Warga kemudian berinisiatif mencari keberadaan korban di sekitar rumah. Selama ini, korban diketahui tinggal bersama istri dan anak perempuannya berinisial DM (20).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Penyelidikan Polisi

Kapolsek Ngronggot, AKP Totok Harianto, menyatakan bahwa jenazah ditemukan dalam kondisi meninggal tidak secara normal. "Masih dalam penyelidikan. Jenazah ditemukan dalam kondisi meninggal, tidak secara normal. Ada dugaan korban tindak kejahatan," kata AKP Totok Harianto dilansir detikJatim, Kamis (16/7/2026).

Polisi masih mendalami penyebab kematian dan mencari pelaku. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai motif atau tersangka. Warga setempat berharap kasus ini segera terungkap.

Korban Sedang Sakit Paru-paru

Menurut Ali Ridho, tetangga korban, selama ini Gatut diketahui sedang sakit paru-paru. "Karena korban memang sedang sakit paru-paru. Warga khawatir jangan-jangan pingsan atau terjadi sesuatu," kata Ali. Kekhawatiran itulah yang mendorong warga untuk melakukan pencarian di sekitar rumah.

Penemuan mayat ini sontak menggemparkan warga setempat. Polisi telah memasang garis polisi di lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kasus ini masih dalam pengembangan lebih lanjut.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga