PSI Ungkap Alasan Kaesang Pangarep Maju Pileg di Dapil Jawa Tengah V
PSI Ungkap Alasan Kaesang Maju Pileg di Dapil Puan

Ketua DPP PSI Bidang Politik, Bestari Barus, mengungkap alasan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) di daerah pemilihan (dapil) Jawa Tengah V. Dapil tersebut selama ini dikenal sebagai basis Ketua DPR Puan Maharani.

Rencana Pencalonan Sejak Januari 2026

Bestari menjelaskan bahwa rencana pencalonan itu telah disampaikan Kaesang pada akhir Januari 2026. Saat itu, Kaesang meminta seluruh kader PSI yang akan maju di Pileg 2029 segera menentukan dapil pilihan mereka.

"Dalam kesempatan itu disampaikan bahwa seluruh DPP, ya, personil DPP, ya termasuk Ketua Umum, wajib segera menyetorkan dapil yang dipilih," kata Bestari saat dihubungi pada Selasa (28/7).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Alasan Pilih Solo dan Sekitarnya

Menurut Bestari, Kaesang memilih dapil Solo dan sekitarnya karena wilayah itu sudah dikenali dengan baik. Putra bungsu Presiden Jokowi tersebut lahir dan besar di Solo. Oleh karena itu, peluang untuk meraih kursi di dapil Jawa Tengah V dinilai cukup terbuka.

"Jadi saya kira chance untuk mendapatkan kursi di wilayah Solo sekitarnya, dapil V Jawa Tengah, tentu bukan hal yang mustahil," ujar Bestari.

Meski begitu, Bestari menegaskan bahwa pemilihan dapil itu bukan dimaksudkan untuk menghadapi partai tertentu. Menurutnya, kontestasi Pileg 2029 merupakan pertarungan semua partai dan calon, bukan head-to-head antarpihak.

"Bahwa dinamika PSI kontestasi 2029 itu bukan head-to-head antara partai satu dengan partai yang lain, tetapi itu kan berbarengan saja. Banyak sekali partai yang akan mengikuti kontestasi itu," katanya.

Dapil Jawa Tengah V: Kandang Banteng dan Perang Bintang

Dapil Jawa Tengah V meliputi wilayah Keresidenan Surakarta, yaitu Solo, Boyolali, Klaten, dan Sukoharjo. Pada Pileg 2024, dapil ini memperebutkan delapan kursi. Puan Maharani dari PDIP meraih suara terbanyak dengan 297.366 suara, menjadikannya peraih suara nasional terbanyak ketiga setelah Said Abdullah dan Dedi Mulyadi. Namun, Dedi Mulyadi mundur setelah terpilih sebagai Gubernur Jawa Barat pada Pilkada 2024.

Dengan rencana pencalonan Kaesang, dapil ini diprediksi menjadi "dapil neraka" dan "perang bintang" karena mempertemukan anak-anak presiden. Kaesang sendiri mengumumkan niatnya saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI Solo pada Sabtu (25/7).

"Saya sebenarnya ke Solo tuh rencananya tadi hanya untuk Persis Solo, tapi memang ngepasi ada Rakordanya DPD Kota Solo, ya wis pisan ngumumke kalau bakal jadi caleg di sini," ujar Kaesang.

Respons Partai Lain

Rencana Kaesang ini telah menuai respons dari berbagai partai, seperti Golkar dan PAN, serta Sekjen PDIP. Meski demikian, PSI tetap pada pendirian bahwa kontestasi Pileg 2029 adalah ajang semua partai tanpa menargetkan pihak tertentu.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga