Mahasiswa Turun ke Jalan Besok, Serukan 5 Tuntutan ke Pemerintah
Mahasiswa Turun ke Jalan, Serukan 5 Tuntutan

Mahasiswa Akan Turun ke Jalan, Sampaikan Lima Tuntutan

Jakarta, Nusantara Daily – Sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Jabodetabek berencana menggelar aksi unjuk rasa pada Jumat, 11 Juni 2026. Aksi ini akan dipusatkan di kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, mulai pukul 10.00 WIB.

Ketua BEM Universitas Indonesia (UI), Anandaku Dimas Rumi, memastikan seluruh BEM fakultas di kampusnya akan berpartisipasi dalam aksi tersebut. Selain BEM UI, sejumlah BEM lain yang turut bergabung antara lain BEM Institut Pertanian Bogor (IPB), BEM Universitas Pancasila, dan BEM Universitas Gunadharma.

“Beberapa organisasi dan simpul pergerakan yang ikut konsolidasi nasional di Kampus UI kemarin masih akan memastikan kehadiran dan estimasi massa yang ikut dalam rapat malam ini,” ujar Dimas saat dihubungi pada Kamis (11/6).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Lima Tuntutan Mahasiswa

Dimas menjelaskan bahwa dalam aksi besok, mahasiswa akan membawa lima tuntutan utama, yaitu:

  1. Meminta pemerintah menghentikan pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
  2. Menuntut penurunan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM).
  3. Menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.
  4. Menghentikan militerisme sipil.
  5. Menuntut Presiden Prabowo Subianto berhenti mengelak dan mengakui kesalahan pemerintah.

Persiapan dan Retorika Reformasi

Saat ini, kata Dimas, pihaknya masih melakukan sejumlah persiapan, terutama terkait pendalaman melalui diskusi. Ia juga menyinggung kemungkinan aksi ini menjadi bagian dari gerakan Reformasi Jilid II.

“Apakah ini akan menjadi Reformasi Jilid 2 atau tidak, sekiranya mungkin ini bisa jadi retorika kita bersama. Apakah pemerintah dalam kondisi saat ini masih merasa layak ketika mereka mengisi jabatan yang ada? Apakah mereka masih merasa bisa merepresentasikan rakyatnya atau tidak?” ujar Dimas.

“Apakah kita mengusung tema Reformasi Jilid 2, tadi seperti yang saya sampaikan, tuntutan kami itu tadi,” imbuhnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga