Mensos: Siswa Sekolah Rakyat Kini Lebih Optimis dan Percaya Diri
Siswa Sekolah Rakyat Lebih Optimis, Kata Mensos

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, mengungkapkan bahwa para siswa Sekolah Rakyat mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Mereka menjadi lebih percaya diri, disiplin, dan berani setelah mengikuti proses pembelajaran sejak Juli tahun lalu.

Peningkatan Kepercayaan Diri Siswa

“Kita tahu sekarang, kita lihat secara langsung bagaimana anak-anak sudah lebih percaya diri, anak-anak kita lebih semangat untuk belajar, lebih bugar, lebih disiplin dan berani tampil di atas panggung,” kata Gus Ipul dalam keterangannya pada Kamis (11/6/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan setelah acara Open House Sekolah Rakyat untuk Orang Tua dan Calon Siswa di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 21 Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Kamis (11/6). Kegiatan open house ini bertujuan memberikan kesempatan kepada calon siswa, orang tua, serta tokoh masyarakat dan pemerintah daerah untuk melihat langsung perkembangan pembelajaran siswa Sekolah Rakyat.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Penampilan Siswa yang Menginspirasi

Gus Ipul tiba di lokasi sekitar pukul 09.20 WITA dan disambut oleh penampilan siswa SRMP 21 Manado, mulai dari baris variasi, tari kabasaran khas Sulut, atraksi wushu, pidato bahasa Inggris dan Arab, paduan suara, hingga puisi. Para peserta menikmati setiap penampilan, dan beberapa di antaranya tampak terharu.

Gus Ipul menekankan bahwa keberanian siswa untuk tampil di atas panggung merupakan karakter positif. “Itu adalah suatu karakter-karakter yang positif dan diharapkan dengan adanya perkembangan ini ke depan mereka bisa lebih banyak lagi karya yang bisa tampil,” ujarnya.

Dialog dengan Siswa

Mensos juga berdialog dengan siswa untuk mendengarkan langsung pengalaman mereka selama mengikuti pembelajaran di Sekolah Rakyat. Salah satu siswa SRMP 21 Manado, Herlina Natalia Mamahit, mengaku senang karena mendapatkan fasilitas yang baik dan merasa lebih percaya diri.

“Perubahan yang ada dalam diri saya, saat sebelum saya masuk di Sekolah Rakyat, saya masih malu-malu dan saya belum bisa berkenalan dengan teman-teman, karena belum percaya diri. Dan setelah saya masuk di Sekolah Rakyat, saya sudah lebih percaya diri,” kata Herlina.

Ibu Herlina, Nerlin Kasehung, juga merasakan perkembangan positif pada anaknya. “Pertama, kalau dulu Natalia itu, dia belum bisa lancar untuk belajar, tapi sekarang puji Tuhan, dia sudah mulai bisa belajar dengan baik, jadi dari mata pelajaran yang lain dia lebih baik lagi,” ujar Nerlin sambil memeluk anaknya.

Peran Kepala Sekolah dan Guru

Gus Ipul menegaskan bahwa perkembangan baik siswa tidak lepas dari peran kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan yang sabar dan tulus mendampingi. “Beda dari 10 bulan yang lalu, dia (siswa) sekarang lebih percaya diri, sekarang lebih optimis, memiliki harapan dan semangat untuk meraih cita-citanya,” katanya saat memberikan arahan.

Apresiasi untuk Pemerintah Daerah

Mensos juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang telah berpartisipasi dalam pembangunan Sekolah Rakyat permanen. “Untuk Provinsi Sulawesi Utara, saya terima kasih kepada Pak Gubernur yang telah menyediakan lahan sehingga kita bangun gedung permanen di Minahasa, itu lahannya Pemprov. Nah ini kita sedang koordinasi dengan Kabupaten/Kota, bagaimana bisa juga menyediakan lahan yang sama sehingga bisa dibangun,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Manado, Andrei Angouw, menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah merealisasikan program Sekolah Rakyat, khususnya di Sulut. “Nah ini Pak Presiden, Pak Menteri, pemerintah sudah membuat program yang sangat bagus. Saya berharap ini dipergunakan dengan semaksimal mungkin, dan ini semua tentu untuk masa depan kita bersama, masa depan Indonesia,” kata Andrei.

Turut hadir dalam acara tersebut Gubernur Sulut yang diwakili Asisten III Fransiskus E. Manumpil, Bupati Minahasa yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Linda Watania, Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos Supomo, serta Staf Khusus dan Tenaga Ahli Menteri Sosial.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga