Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, mengumumkan niatnya untuk maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2029. Ia akan bertarung di Daerah Pemilihan (Dapil) V Jawa Tengah, dapil yang sama dengan Ketua DPR RI Puan Maharani dari PDIP. Pengumuman itu disampaikan Kaesang saat mengunjungi Solo, di mana ia memberikan arahan kepada kader PSI dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI Solo.
Reaksi PKB: Hak Politik Warga Negara
Menanggapi langkah Kaesang, Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Daniel Johan, menyatakan bahwa setiap warga negara berhak untuk maju dan berkontestasi di pemilu. "Itu urusan kebijakan masing-masing partai. Dalam demokrasi, semua warga negara punya hak yang sama untuk maju dan berkontestasi di Pileg, termasuk di dapil manapun yang dipilih," kata Daniel kepada wartawan, Senin (27/7/2026).
Daniel menilai, jika Kaesang benar maju dari Dapil V Jawa Tengah, persaingan di wilayah tersebut akan berlangsung sangat ketat. Ia menyebut kompetisi yang sehat justru baik bagi demokrasi. "Kalau benar tentu Jateng akan menjadi pertarungan yang seru, itu hal yang wajar dan justru sehat untuk demokrasi," ujarnya.
PKB Fokus pada Kinerja, Bukan Lawan
Ketua DPP PKB itu menegaskan bahwa partainya tidak akan terpengaruh oleh figur lawan. "Kami di PKB fokus pada kinerja dan program nyata untuk konstituen. Pada akhirnya rakyat punya pilihan sendiri berdasarkan rekam jejak personal dan rekam jejak partai yang telah memberikan dampak nyata bagi rakyat," tegas Daniel. Ia menambahkan bahwa kompetisi yang ketat mendorong semua caleg, termasuk dari PKB, untuk bekerja lebih maksimal dan dekat dengan masyarakat.
Dapil V Jawa Tengah meliputi Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo, Klaten, Boyolali, dan beberapa wilayah lainnya. Wilayah ini dikenal sebagai basis kuat PKB dan PDIP, sehingga kehadiran Kaesang diprediksi akan mengubah peta persaingan. Kaesang, putra bungsu Presiden Joko Widodo, juga memiliki popularitas tinggi di Solo, yang merupakan daerah asalnya.
Arahan Kaesang untuk Kader PSI
Dalam kunjungannya ke Solo, Kaesang memberikan sejumlah arahan kepada kader PSI untuk menghadapi Pileg 2029. Salah satu pesan utamanya adalah menjaga soliditas dan menghindari konflik internal. "Saya minta dukungannya supaya terus solid untuk bisa memenangkan Pemilu yang ada di 2029 nanti," terang Kaesang. Ia juga menegaskan bahwa dirinya berbicara sebagai bakal caleg, bukan sekadar ketua umum. "Pesan yang saya sampaikan tadi bukan pesan saya sebagai Ketua Umum. Tapi pesan saya sebagai bakal calon legislatif RI Dapil V Jawa Tengah," lanjutnya.
Kaesang menargetkan kemenangan untuk PSI pada Pileg 2029. Langkah ini merupakan kelanjutan dari keterlibatannya di dunia politik setelah sebelumnya menjadi Ketua Umum PSI. Dengan maju sebagai caleg, Kaesang ingin memberikan contoh bahwa PSI serius dalam membangun basis massa di daerah.
Dampak bagi Pileg 2029
Pengumuman Kaesang ini menambah dinamika politik jelang Pileg 2029. Sebelumnya, Partai Amanat Nasional (PAN) juga menyatakan bahwa langkah Kaesang adalah hak politik yang normal. Dengan masuknya tokoh muda seperti Kaesang, persaingan di Jawa Tengah diprediksi akan semakin menarik. Para pengamat politik menilai bahwa Kaesang bisa menjadi magnet bagi pemilih muda, namun juga akan diuji oleh mesin partai besar seperti PDIP dan PKB yang sudah mapan.
Ketua DPP PKB Daniel Johan menutup pernyataannya dengan mengingatkan bahwa rakyat yang akan menentukan. "Pada akhirnya rakyat punya pilihan sendiri. Kami percaya bahwa kerja nyata akan berbicara lebih keras daripada sekadar popularitas," pungkasnya.



