Presiden ke-7 RI Joko Widodo tiba di Provinsi Lampung pada Jumat (26/6/2026) untuk memulai rangkaian safari politik selama tiga hari. Kedatangannya disambut meriah oleh ratusan relawan dan simpatisan yang memadati kawasan Bandara Raden Inten II, Lampung Selatan.
Penyambutan Meriah di Bandara
Sejak pagi, para pendukung telah berkumpul di area bandara untuk menyambut kedatangan Jokowi. Banyak dari mereka membawa atribut partai dan spanduk dukungan. Suasana semakin antusias saat Jokowi turun dari pesawat dan langsung mendekati kerumunan untuk menyapa para relawan.
"Pak Jokowi akan berada di Lampung selama 3 hari. Nanti beliau akan melakukan banyak kegiatan di beberapa kabupaten/kota," kata Ketua DPD PSI Lampung Selatan, Ivan Destianto, Jumat (26/6/2026).
Agenda Kunjungan ke Lima Daerah
Selama tiga hari di Lampung, Jokowi dijadwalkan mengunjungi lima daerah, yaitu Kabupaten Mesuji, Kabupaten Tulang Bawang, Kota Bandar Lampung, Kabupaten Pesawaran, dan Kabupaten Lampung Timur. Selain bertemu masyarakat, ia juga akan bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat, tokoh adat, serta para relawan.
Dalam setiap kunjungan, Jokowi juga dijadwalkan menghadiri sejumlah kegiatan kebudayaan yang digelar di masing-masing daerah. Hal ini menunjukkan perhatiannya terhadap pelestarian budaya lokal sekaligus mempererat hubungan dengan warga.
Dukungan Relawan dan Simpatisan
Kedatangan Jokowi di Bumi Ruwa Jurai mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan. Ratusan relawan dari berbagai organisasi tampak hadir, termasuk dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang menjadi tuan rumah safari politik ini. Sebelumnya, Jokowi menyatakan ingin menjadikan PSI sebagai mesin politik besar.
"Kami siap mendukung penuh safari politik Pak Jokowi di Lampung. Ini momentum baik untuk memperkuat soliditas partai dan menjaring aspirasi masyarakat," ujar Ivan Destianto.
Safari politik ini diharapkan dapat memperkuat basis dukungan Jokowi di Lampung, sekaligus mempersiapkan kontestasi politik ke depan. Kunjungan ke lima daerah tersebut menjadi bukti komitmen Jokowi untuk mendekatkan diri dengan rakyat dan mendengar langsung kebutuhan mereka.



