KOMPAS.com - Salah satu fenomena antariksa yang akan terjadi pada bulan Mei 2026 adalah hujan meteor. Hujan meteor tersebut dikenal dengan nama Eta Aquarids. Dari perspektif penduduk Bumi, hujan meteor ini tampak berasal dari sekitar rasi bintang Aquarius.
Fenomena Langka yang Patut Diamati
Fenomena antariksa seperti hujan meteor selalu menarik untuk diamati karena kehadirannya hanya pada waktu-waktu tertentu. Bahkan, beberapa hujan meteor hanya terjadi satu tahun sekali. Eta Aquarids termasuk dalam kategori tersebut, sehingga menjadi momen yang dinantikan oleh para pengamat langit.
Apa Itu Meteor?
Meteor sendiri merupakan kilatan cahaya yang terlihat di langit ketika sebuah benda kecil dari luar angkasa memasuki atmosfer Bumi dan terbakar akibat gesekan dengan udara. Proses pembakaran inilah yang menghasilkan cahaya terang yang kita lihat sebagai bintang jatuh atau meteor.
- Hujan meteor Eta Aquarids terjadi setiap tahun sekitar bulan Mei.
- Puncak hujan meteor biasanya terjadi pada awal hingga pertengahan Mei.
- Meteor-meteor ini berasal dari sisa debu komet Halley.
Bagi Anda yang ingin menyaksikan fenomena ini, disarankan untuk mencari lokasi yang gelap dan jauh dari polusi cahaya kota. Waktu terbaik untuk mengamati adalah setelah tengah malam hingga menjelang fajar, saat langit dalam kondisi paling gelap. Jangan lupa untuk bersabar karena hujan meteor dapat berlangsung selama beberapa jam dengan intensitas yang bervariasi.



