Bandar Lampung - Sebuah pondok pesantren (Ponpes) di Kabupaten Mesuji, Lampung, menjadi sasaran amukan massa. Pembakaran ini diduga dipicu oleh isu pencabulan yang dilakukan oleh pimpinan ponpes tersebut.
Dilansir dari detiksumbagsel pada Minggu (10/5/2026), Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari, mengungkapkan bahwa massa sempat meminta pimpinan ponpes untuk meninggalkan tempat tersebut. "Dari serangkaian penyelidikan, massa ini meminta pemilik ponpes untuk tidak lagi berada di ponpes tersebut. Mereka (massa) menyatakan bahwa pimpinan ponpes ini melakukan pencabulan," kata Yuni.
Sebelum aksi pembakaran terjadi, massa telah memberikan waktu kepada pemilik ponpes untuk pergi. Namun, warga terus memantau situasi dan mendapati bahwa pimpinan ponpes masih bertahan, sehingga kemarahan massa memuncak dan berujung pada perusakan serta pembakaran. "Sudah diberikan waktu, namun rupanya massa ini terus memantau kondisi di sana dan mendapati bahwa pemilik ponpes masih bertahan di sana, hingga akhirnya massa yang marah langsung melakukan perusakan dan pembakaran," jelas Yuni.
Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (9/5/2026) malam. Pihak kepolisian telah mengamankan satu orang pelaku yang terlibat dalam aksi perusakan dan pembakaran tersebut. Hingga saat ini, penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap motif dan pelaku lainnya.
Artikel ini telah tayang di Nusantara Daily dengan judul: Ponpes di Mesuji Lampung Dibakar Massa Akibat Isu Pencabulan.



