Harta Prajogo Pangestu Susut Rp 46 Triliun dalam Sepekan
Harta Prajogo Pangestu Susut Rp 46 Triliun

Kekayaan milik konglomerat Indonesia, Prajogo Pangestu, terus mengalami penurunan yang signifikan dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan data terbaru dari Forbes Real Time Billionaires per 20 Mei 2026 pukul 12.00 WIB, total kekayaan Prajogo tercatat turun sekitar 14,77 persen atau setara dengan 2,6 miliar dollar AS. Dengan kurs Rp 17.700 per dollar AS, nilai tersebut setara dengan sekitar Rp 46 triliun.

Penurunan Kekayaan yang Drastis

Saat ini, total kekayaan Prajogo tercatat sebesar 15,2 miliar dollar AS atau sekitar Rp 269 triliun. Penurunan ini membuatnya harus kehilangan posisi sebagai orang terkaya di Indonesia. Sebelumnya, Prajogo sempat menduduki peringkat pertama orang terkaya di Indonesia dengan kekayaan yang mencapai lebih dari 17 miliar dollar AS.

Faktor Penyebab Penurunan

Belum ada pernyataan resmi dari Prajogo Pangestu mengenai penurunan kekayaan ini. Namun, analis memperkirakan bahwa fluktuasi pasar saham dan harga komoditas menjadi faktor utama yang mempengaruhi nilai asetnya. Prajogo dikenal sebagai pemilik saham di berbagai perusahaan besar, termasuk di sektor energi dan petrokimia.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dampak bagi Peringkat Orang Terkaya

Dengan penurunan ini, posisi Prajogo Pangestu dalam daftar orang terkaya Indonesia bergeser. Beberapa nama lain seperti Hartono bersaudara dan Chairul Tanjung berpotensi naik peringkat. Namun, Prajogo masih menjadi salah satu konglomerat dengan kekayaan terbesar di Indonesia.

Penurunan kekayaan ini menjadi sorotan publik, terutama di tengah kondisi ekonomi global yang tidak menentu. Para pengamat ekonomi menyarankan agar para investor tetap waspada terhadap volatilitas pasar.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga