Gunrom PDIP Sebut Rencana Blusukan Jokowi di Jateng Cermin Kesombongan PSI
Gunrom PDIP: Blusukan Jokowi di Jateng Cermin Kesombongan PSI

Juru Bicara PDIP, Guntur Romli, menilai rencana blusukan Presiden ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi) ke sejumlah daerah sebagai cermin keangkuhan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Menurutnya, rencana tersebut tidak perlu ditanggapi serius apalagi dikhawatirkan.

Kesombongan PSI

“Itu hanya bentuk kesombongan PSI, bukan pernyataan yang perlu ditanggapi, apalagi dikhawatirkan,” kata Gunrom, sapaan akrab Guntur Romli, saat dihubungi pada Minggu (5/7). Pernyataan ini disampaikan menanggapi rencana Jokowi yang akan blusukan ke Jawa Tengah pada pertengahan Juli 2026.

Gunrom meyakini bahwa PSI dan Jokowi tidak akan bisa berbuat banyak meskipun blusukan dilakukan di Jawa Tengah yang dikenal sebagai kandang banteng PDIP. Menurutnya, PSI hanya kadung jumawa karena hingga saat ini partai tersebut belum berhasil masuk parlemen, meskipun pernah didukung penuh oleh Jokowi saat masih menjabat presiden menjelang Pemilu 2024.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

PSI Gagal Masuk Parlemen

“Meski didukung penuh oleh Jokowi yang waktu itu masih presiden, dengan tagline PSI Partai Jokowi, pasang foto Jokowi di semua baliho, jadi presiden saja Jokowi gagal meloloskan PSI, apalagi tidak jadi presiden,” tegas Gunrom. Ia menambahkan bahwa rencana blusukan ini tidak perlu dikhawatirkan oleh PDIP.

Dalam rencana safarinya ke Jawa Tengah, Jokowi akan ditemani oleh anaknya sekaligus Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep. Namun, belum diketahui secara pasti kabupaten atau kota mana yang akan dikunjungi.

Konfirmasi PSI Jawa Tengah

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Jawa Tengah, Antonius Yogo, membenarkan rencana tersebut. “Mudah-mudahan di pertengahan bulan Juli ini sudah bisa berjalan,” kata Antonius Yogo usai bertemu Jokowi di kediamannya di Sumber, Solo, Jawa Tengah, pada Jumat (3/7).

Rencana blusukan ini menuai beragam reaksi, terutama dari kader PDIP yang menilai langkah Jokowi sebagai bentuk kesombongan PSI. PDIP sendiri merupakan partai asal Jokowi sebelum ia bergabung dengan PSI setelah tidak lagi menjabat presiden.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga