Golkar Bela Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud: Orangnya Low Profile, Tidak Anti Dialog
Partai Golkar secara tegas membela Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, yang baru-baru ini menjadi sasaran aksi unjuk rasa warga hingga berujung kericuhan pada Selasa, 21 April 2026. Dalam pernyataan resminya, partai berlambang pohon beringin ini menegaskan dukungan penuh terhadap pemimpin daerah tersebut, dengan menyoroti karakter Rudy yang dianggap rendah hati dan mudah diajak berkomunikasi.
Pernyataan Dukungan dari Wakil Ketua DPP Golkar
Wakil Ketua DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, menyampaikan pembelaan ini dalam keterangan pers pada Kamis, 23 April 2026. Doli, yang mengaku mengenal Rudy dengan baik, menggambarkan gubernur sebagai sosok yang low profile, ramah dalam pergaulan, dan sama sekali tidak menutup diri dari dialog. "Saya yakin beliau bersedia bicara baik-baik dengan siapa saja, termasuk adik-adik mahasiswa, bila ada aspirasi yang ingin disampaikan," ujarnya dengan penuh keyakinan.
Lebih lanjut, Doli menyerukan kepada para pendemo untuk menghindari tindakan rusuh dan lebih mengutamakan jalur dialog dalam menyampaikan kritik atau tuntutan. Menurutnya, kericuhan hanya akan memperumit situasi tanpa menyelesaikan akar permasalahan. "Saya menilai kericuhan belum tentu menyelesaikan persoalan. Bahkan mungkin dapat menimbulkan masalah baru," tegasnya. Doli juga mengungkapkan bahwa DPP Golkar terus melakukan koordinasi intensif dengan Rudy Mas'ud terkait insiden demo tersebut, menunjukkan komitmen partai dalam mendampingi anggotanya.
Tanggapan Langsung dari Gubernur Rudy Mas'ud
Sebelumnya, Gubernur Rudy Mas'ud telah merespons aksi demo melalui video yang diunggah di akun Instagram resmi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Dalam pesannya, ia mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak, termasuk mahasiswa, masyarakat umum, serta aparat TNI dan Polri yang telah menjaga keamanan selama unjuk rasa berlangsung hingga selesai menjelang magrib.
Rudy menyampaikan apresiasi atas setiap saran dan masukan yang diberikan kepada pemerintah provinsi, terutama dirinya secara pribadi. "Kami sangat berharap adik-adik mahasiswa, masyarakat, dan seluruh lapisan bisa selalu menjadi mata telinga kami dalam melaksanakan perbaikan dan evaluasi kinerja kerja pemerintah," katanya dengan nada terbuka. Ia menegaskan bahwa setiap kritik terhadap pemerintahan sangat berarti dan berkelas, serta berjanji untuk melakukan akselerasi, koordinasi, dan kolaborasi sebagai upaya perbaikan kinerja ke depan.
Gubernur juga menekankan peran penting generasi muda dalam menentukan masa depan Kalimantan Timur. "Pastinya di tangan kalianlah masa depan Kalimantan Timur akhirnya akan ditentukan takdirnya," ucap Rudy, seraya kembali mengucapkan terima kasih atas masukan yang konstruktif dari semua elemen masyarakat.
Konteks Demo dan Implikasinya
Aksi unjuk rasa yang terjadi di depan kantor Gubernur Kaltim ini, yang mengusung tema 'Kaltim Darurat KKN', berakhir ricuh dan menyebabkan sejumlah orang ditangkap. Insiden ini menyoroti ketegangan antara pemerintah daerah dengan warga yang menyuarakan aspirasi terkait tata kelola pemerintahan. Pembelaan dari Partai Golkar terhadap Rudy Mas'ud tidak hanya mencerminkan dukungan politik, tetapi juga upaya untuk meredam eskalasi konflik dengan mendorong pendekatan dialogis.
Dengan karakter low profile dan kesediaannya berdiskusi yang ditekankan oleh Golkar, Rudy Mas'ud diharapkan dapat menjembatani perbedaan dengan masyarakat, memastikan bahwa aspirasi warga didengar tanpa harus melalui aksi yang berpotensi merusak. Koordinasi berkelanjutan antara partai dan gubernur juga menunjukkan strategi untuk menangani isu-isu publik secara lebih terstruktur dan damai di masa mendatang.



