Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra dan PDIP kompak menegur Pemerintah Kota Solo terkait pemasangan baliho ucapan selamat ulang tahun ke-65 kepada Presiden ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi). Mereka mempertanyakan alasan perlakuan serupa tidak diberikan saat Presiden Prabowo Subianto berulang tahun, apalagi Wali Kota Solo Respati Ardi adalah kader Gerindra.
Kekecewaan Gerindra atas Baliho Ultah Jokowi
Ketua DPC Gerindra Solo, Ardianto Kuswinarno, menyatakan kekecewaannya. "Kenapa ketika Pak Prabowo kok tidak ada ucapan? Ini membuat saya juga agak kecewa sedikit dengan apa yang diberikan Mas Wali kepada Pak Jokowi, tetapi kenapa Pak Prabowo tidak ada. Padahal beliau juga menjadi kader Gerindra," ujarnya, Rabu (24/6). Menurut Ardianto, pemasangan baliho tidak hanya di satu titik, melainkan setidaknya tujuh titik yang menggunakan baliho milik Pemkot Surakarta. "Saya dapat laporan dari beberapa rekan-rekan bahwa ada semacam ucapan dari beliaunya ada di beberapa, sekitar 7 titik, tapi semua pakai balihonya milik Pemkot Kota Surakarta," katanya.
PDIP Soroti Potensi Penyalahgunaan Anggaran
Politikus PDIP sekaligus anggota Komisi II DPR Solo, Silvester Rony Kamtoro, mempertanyakan sumber pendanaan pemasangan baliho tersebut. Ia menengarai potensi penyalahgunaan anggaran daerah. "Uang APBD kan pasti harus digunakan untuk kepentingan rakyat, bukan untuk kepentingan pribadi, golongan atau per orangan," kata Silvester. Ia menambahkan bahwa citra Jokowi saat ini identik dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebagai pembina, sehingga pemasangan baliho dapat menimbulkan kecemburuan partai lain. "Ini kan tidak pas karena Pak Jokowi kan kalau enggak salah dia sebagai Pembina PSI," ujarnya.
Tanggapan Wali Kota Solo Respati Ardi
Wali Kota Solo Respati Ardi merespons singkat teguran tersebut. Ia mengakui pemasangan baliho sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi Jokowi selama menjadi Wali Kota Solo periode 2005-2012. Namun, ia mengakui kesalahannya. "Masalah dari Pak Ketua (Ardianto) kemarin, pokoknya (saya) salah. Siap salah," jawab Respati, Selasa (23/6).



