Bahlil Lahadalia Siap Maju Sebagai Caleg pada Pemilu 2029, Dideklarasikan Partai Golkar
Bahlil Lahadalia Siap Maju Caleg Pemilu 2029

Bahlil Lahadalia Siap Maju Sebagai Caleg pada Pemilu 2029, Dideklarasikan Partai Golkar

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, telah menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon legislatif (caleg) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2029. Pengumuman resmi ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji, dalam pertemuan dengan media di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Kamis, 12 Februari 2026.

Deklarasi Resmi dari Sekjen Partai Golkar

Sarmuji menegaskan bahwa Bahlil Lahadalia telah secara terbuka mendeklarasikan niatnya untuk menjadi caleg dalam pemilu mendatang. "Ketua Umum kami mau nyaleg, sudah men-declare-kan bahwa beliau akan menjadi caleg untuk 2029," ujar Sarmuji, seperti dikutip dari laporan Kompas.com pada Jumat, 13 Februari 2026. Pernyataan ini menegaskan komitmen politik Bahlil dalam kontestasi pemilihan legislatif lima tahun ke depan.

Latar Belakang dan Konteks Politik

Bahlil Lahadalia, yang juga dikenal sebagai pengusaha dan mantan Menteri Investasi, kini memimpin Partai Golkar sebagai Ketua Umum. Keputusannya untuk maju sebagai caleg pada Pemilu 2029 menunjukkan strategi partai dalam memperkuat posisi di parlemen. Partai Golkar, sebagai salah satu partai besar di Indonesia, terus berupaya mempertahankan pengaruhnya dalam peta politik nasional. Langkah Bahlil ini juga dapat dilihat sebagai upaya untuk meningkatkan elektabilitas partai di mata publik.

Implikasi bagi Pemilu 2029

Dengan Bahlil Lahadalia sebagai caleg, Partai Golkar berpotensi menarik perhatian lebih banyak pemilih, mengingat popularitas dan pengalamannya di bidang pemerintahan. Pemilu 2029 diprediksi akan menjadi ajang kompetisi sengit antarpartai politik, dan keikutsertaan Bahlil dapat menjadi faktor penentu dalam perolehan suara. Partai Golkar diharapkan dapat memanfaatkan momentum ini untuk meraih kursi lebih banyak di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Pengumuman ini datang di tengah berbagai perkembangan politik lainnya, termasuk pelantikan pengurus Dewan Energi Nasional oleh Presiden Prabowo Subianto, di mana Bahlil ditunjuk sebagai Ketua Harian. Hal ini menunjukkan bahwa Bahlil tetap aktif dalam peran strategis di tingkat nasional, meski bersiap untuk kontestasi pemilu mendatang.