Ketua DPP PSI, Bestari Barus, mengonfirmasi bahwa komedian Narji resmi bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Narji sebelumnya dikenal sebagai kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
"Iya (gabung PSI). Hari Minggu kemarin tuh, tanggal 5 itu kan ada acara sunatan massal yang digelar oleh DPW Banten tuh, PSI Banten. Nah, pada kesempatan yang sama kemudian ada kehadiran dari Bung Narji, dan menyatakan bergabung dan kemudian ada penjaketan simbolis yang dilakukan di sana," kata Bestari kepada wartawan, Rabu (8/7/2026).
Keputusan Pribadi Narji
Bestari menegaskan bahwa keputusan Narji untuk bergabung dengan PSI merupakan hak politik pribadi yang tidak dapat diintervensi oleh pihak mana pun. "Ya, saya kira sebetulnya berada atau tidak berada di satu partai politik itu kan murni hak privat. Apalagi kalau kemudian bergabung dengan partai politik yang bersesuaian dengan diri kita pun itu hak privat," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa PSI sangat menyambut baik kehadiran Narji. "Jadi, tentu Narji punya alasannya sendiri. Silakan ditanyakan kepada Narji, dan kami sangat senang dengan bergabungnya Narji berarti semakin memperkuat barisan-barisan pemenangan kita ke depan untuk 2029 PSI. Saya kira itu aja," tambahnya.
Penugasan Kader Baru
Bestari juga menyebut bahwa setiap kader PSI akan mendapatkan penugasan khusus dari partai. Namun, untuk Narji, struktur kepengurusan masih akan dibahas lebih lanjut. "Ya, mudah-mudahan nanti ada tanggung jawab yang akan didelegasikan kepada Bung Narji, pada waktunya ya. Pada waktunya tentu semua kader itu akan mendapatkan penugasan. Pada hari ini kan baru, baru masuk. Ya kita tunggu sebentar lah," ungkapnya.
Bergabungnya Narji ke PSI menjadi sorotan karena ia sebelumnya aktif di PKS. Langkah ini dianggap sebagai perpindahan politik yang signifikan menjelang Pemilu 2029. PSI yang dipimpin oleh Kaesang Pangarep terus memperkuat basis kadernya dengan merekrut figur publik seperti Narji.



