Suhud Alynudin, calon Ketua DPRD DKI Jakarta, menyatakan kesiapannya untuk mengemban amanah sebagai pimpinan dewan setelah disetujui dalam rapat paripurna di DPRD DKI Jakarta. Proses pergantian Ketua DPRD DKI saat ini masih menunggu keputusan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Pernyataan Suhud Usai Rapat Paripurna
Pernyataan tersebut disampaikan Suhud usai rapat paripurna DPRD DKI Jakarta pada Kamis, 30 April 2026. Ia mengaku siap menjalankan tugas dengan dukungan anggota dewan dan pemerintah provinsi.
"Saya berterima kasih dan tentu saja saya menyatakan berusaha memenuhi semua harapan dari teman-teman dan juga masyarakat DKI Jakarta untuk dapat mendorong, mengakselerasi percepatan pembangunan Jakarta bersama-sama dengan Pak Gubernur," ujar Suhud.
Pentingnya Kolaborasi DPRD dan Pemprov DKI
Suhud juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara DPRD dan Pemprov DKI ke depan. Ia berharap sinergi yang sudah terbangun dapat semakin diperkuat. "Mudah-mudahan ke depan kolaborasi akan semakin lebih baik," ujarnya.
Proses Pergantian Ketua DPRD DKI
Sebelumnya, rapat paripurna DPRD DKI Jakarta menyetujui usulan pergantian Ketua DPRD dari Khoirudin kepada Suhud Alynudin. Usulan tersebut merupakan tindak lanjut dari keputusan Dewan Pengurus Pusat Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Ima Mahdiah menjelaskan mekanisme selanjutnya adalah pengajuan kepada pemerintah pusat melalui gubernur. "Nanti melalui Gubernur DKI, melanjutkan ke Kemendagri. Jadi nanti kita menunggu keputusannya dari Kemendagri," ujar Ima.
Respon Gubernur DKI Jakarta
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan apresiasi atas penetapan Suhud sebagai calon Ketua DPRD DKI. Ia memastikan akan segera menindaklanjuti usulan tersebut ke Kemendagri setelah menerima surat resmi dari DPRD.
"Nantinya surat kalau kemudian sudah disampaikan ke Pemerintah DKI Jakarta, kepada saya sebagai gubernur, saya akan segera tindak lanjuti kepada Kemendagri untuk menjadi keputusan," kata Pramono.



