Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie, menegaskan bahwa pernyataan Ketua Harian PSI Ahmad Ali terkait video viral yang sempat diunggahnya dilakukan atas instruksi langsung darinya sebagai pendiri partai. Grace menyatakan video tersebut diunggah dalam kapasitas pribadi sebagai warga masyarakat yang merespons isu viral, sehingga ia meminta persoalan tersebut tidak dikaitkan dengan PSI.
Instruksi Langsung Grace Natalie
“Saya selaku pendiri partai menginstruksikan kepada Ketua Harian, dalam hal ini Bang Ahmad Ali, agar tidak melibatkan partai,” kata Grace Natalie di Jakarta Pusat, Senin (11/5/2026). Ia menjelaskan sejak awal unggahan video tersebut dibuat sebagai respons pribadi terhadap isu yang sedang ramai diperbincangkan publik. Karena itu, Grace meminta Ahmad Ali tidak membawa nama PSI dalam polemik yang muncul setelah video tersebut viral.
“Bahwa saya melihat postingan saya ini saya lakukan sebagai seorang warga masyarakat meresponi sebuah isu yang sedang viral. Oleh karenanya saya selaku pendiri partai menginstruksikan kepada Ketua Harian, dalam hal ini Bang Ahmad Ali, agar tidak melibatkan partai,” ujarnya. Grace mengaku perlu memberikan klarifikasi karena muncul berbagai penafsiran di tengah masyarakat maupun konstituen PSI terkait pernyataan Ahmad Ali sebelumnya.
Unggahan Video Tak Berkaitan dengan PSI
Menurut dia, banyak pihak yang kemudian mengaitkan persoalan tersebut dengan sikap resmi partai. “Jadi, karena saya menerima banyak sekali juga dari konstituen misalnya, dari masyarakat yang mengartikan beritanya jadi macam-macam, oleh karenanya saya pikir saya harus menjelaskan supaya kasihan ini Bang Ketua Harian jadinya dimaknai berbeda penjelasannya beliau,” jelas Grace. Ia kembali menegaskan Ahmad Ali hanya menjalankan instruksinya untuk memisahkan persoalan tersebut dari urusan partai.
“Padahal itu saya yang minta, saya yang menginstruksikan kepada Ketua Harian karena saya memang mengupload materi saya di media sosial saya selaku pribadi sebagai warga masyarakat,” tuturnya. Grace memastikan unggahan video itu tidak berkaitan dengan PSI dan meminta publik tidak menghubungkannya dengan sikap resmi partai. “Dan saya yakin, saya optimistis bahwa di sana tidak ada pelanggaran hukum jadi tidak ada sangkut pautnya dengan PSI dan normal-normal aja kok pernyataannya gitu,” tutup Grace.



