Ajudan Wali Kota Parepare Minta Maaf Usai Viral Flare Picu Keributan
Ajudan Walkot Parepare Minta Maaf Usai Viral Flare

Ajudan Wali Kota Parepare Tasming Hamid, Ahmad Husaini, secara resmi meminta maaf terkait peristiwa viral saat nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026. Video yang beredar di media sosial menunjukkan Ahmad menyalakan flare hingga terjadi keributan dengan warga. Permintaan maaf disampaikan melalui pernyataan yang dikutip dari detikSulsel pada Rabu (22/7/2026).

Permintaan Maaf dan Kronologi Kejadian

Ahmad Husaini menyatakan penyesalannya atas kegaduhan yang terjadi. "Saya mau mengucapkan mohon maaf kepada semua khalayak netizen maupun yang merasa dirugikan terkait adanya kegaduhan selama dua hari ini yang beredar di media sosial," ujarnya.

Dalam penjelasannya, Ahmad mengklaim bukan pihak pertama yang menyalakan flare di tengah kerumunan. "Flare itu dinyalakan bukan dari saya dan flare itu menyala di tengah penonton," katanya. Ia mengaku mengambil dan memindahkan flare tersebut demi keselamatan penonton lain, namun tidak menyadari percikan api mengenai orang lain.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Keributan dengan Warga

Ahmad mengaku tiba-tiba dilempar dan dimaki oleh salah seorang penonton. "Dia berikan saya kata makian dan umpatan, saya terpancing emosi. Setelah dia mengata-ngatai saya, dia sampaikan 'Ini ada yang kena'," ujarnya. Ia kemudian memadamkan flare dan menghampiri penonton tersebut untuk meminta maaf secara langsung.

"Saya sampaikan langsung perkataan maaf, 'Kak, saya minta maaf. Saya tersulut emosi kak, karena kakak lempar saya duluan'," jelas Ahmad. Peristiwa ini menjadi viral dan menuai beragam reaksi dari warganet. Pemerintah Kota Parepare diharapkan dapat mengambil langkah untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga