DPR Sahkan RUU PPRT dan Hak Cipta sebagai Usul Inisiatif di Paripurna Besok
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengonfirmasi bahwa Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) dan RUU Hak Cipta akan dibawa ke sidang paripurna besok untuk disahkan sebagai usul inisiatif DPR RI. Pengesahan ini menandai langkah awal dalam proses legislasi yang diharapkan dapat segera dibahas menjadi undang-undang.
Proses Legislasi yang Dipercepat
Dasco menyampaikan hal ini di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada Rabu (11/3/2026), setelah mengikuti rapat di Badan Legislasi (Baleg). "Barusan kami habis rapat di Badan Legislasi dan sebentar lagi akan mengadakan rapat pimpinan dan rapat Badan Musyawarah. Yang pada paripurna besok, DPR akan mengesahkan di paripurna yaitu, satu, PPRT menjadi usul inisiatif DPR dan akan segera dibahas untuk menjadi undang-undang," ujarnya.
Ia menambahkan, "Lalu yang kedua, besok juga akan diparipurnakan sebagai usul inisiatif DPR, Undang-Undang Hak Cipta." Kedua RUU ini menjadi fokus utama DPR dalam upaya menyelesaikan regulasi yang dianggap penting dan mendapat perhatian publik.
RUU Lainnya yang Akan Dibahas
Selain RUU PPRT dan Hak Cipta, Baleg DPR juga akan memulai pembahasan RUU Ketenagakerjaan sebagai respons terhadap putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Dasco menjelaskan, "Selanjutnya, Badan Legislasi akan memulai segera untuk membentuk tim bersama dengan para serikat pekerja untuk membahas undang-undang tenaga kerja yang akan sesuai dengan keputusan MK, yang akan menjadi usul inisiatif DPR." Proses ini akan melibatkan aspirasi masyarakat secara mendalam sebelum disahkan.
DPR juga berencana membahas harmonisasi RUU Perampasan Aset dan RUU Satu Data. "Selanjutnya juga Badan Legislasi akan juga menggelar partisipasi publik untuk pembuatan atau kemudian harmonisasi dari Undang-Undang Perampasan Aset. Dan berikutnya, segera dibahas Undang-Undang Satu Data," kata Dasco. Komitmen ini menunjukkan upaya DPR dalam mensinkronisasikan kebijakan antar kementerian.
Target Penyelesaian Tahun Ini
Dasco menargetkan pembahasan RUU PPRT, Hak Cipta, dan Ketenagakerjaan dapat rampung dalam tahun ini. "Kita targetnya, insyaallah tahun ini. Targetnya insyaallah tahun ini dapat diselesaikan," tegasnya saat ditanya tentang peluang penyelesaian. Ia menekankan bahwa pembahasan akan melibatkan partisipasi publik untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas.
"Ya karena kita sudah mulai dari sekarang dan tadi sudah ada komitmen dengan para teman-teman dari Baleg maupun komisi terkait untuk kita memenuhi target undang-undang yang penting-penting, yang kemudian menjadi perhatian publik untuk segera diselesaikan," imbuhnya. Dengan demikian, DPR berupaya mempercepat proses legislasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
