Anggota DPR Apresiasi Kinerja Kakorlantas dan Jajaran di Operasi Ketupat 2026
DPR Apresiasi Kinerja Kakorlantas di Operasi Ketupat 2026

Legislator Berikan Apresiasi Tinggi untuk Kinerja Polri di Operasi Ketupat 2026

Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Martin Tumbelaka, secara resmi memberikan apresiasi terhadap kinerja Kepala Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia, Irjen Agus Suryonugroho, beserta seluruh jajaran yang terlibat dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Legislator dari Partai Gerindra ini menyatakan bahwa pengamanan mudik Idul Fitri 1447 Hijriah berjalan dengan sangat baik dan terorganisir.

Pujian untuk Langkah-Langkah Kerja yang Luar Biasa

"Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kakorlantas beserta seluruh jajaran yang bertugas. Langkah-langkah kerja mitra kepolisian ini benar-benar luar biasa dan patut diacungi jempol," ungkap Martin Tumbelaka dalam keterangan persnya kepada para wartawan pada hari Senin, 30 Maret 2026.

Martin secara khusus menyoroti pencapaian signifikan dalam penurunan angka kecelakaan lalu lintas selama periode mudik tahun 2026. Ia menekankan bahwa penurunan tingkat kecelakaan tersebut merupakan bukti nyata dari efektivitas kerja yang dilakukan oleh anggota Polri di lapangan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

"Fakta bahwa tingkat kecelakaan mengalami penurunan yang signifikan jelas menunjukkan bahwa kerja-kerja yang dilakukan benar-benar membuahkan hasil yang luar biasa. Kami dari DPR memberikan apresiasi sepenuhnya. Harapan ke depan tentu agar kinerja ini semakin ditingkatkan dan dipertahankan pada pelaksanaan operasi pengamanan di hari-hari besar nasional berikutnya," jelas Martin dengan penuh semangat.

Pengalaman Langsung di Lapangan

Legislator yang berpengalaman ini juga membagikan pengalaman pribadinya saat melakukan kunjungan ke Bandung selama momen puncak arus mudik Lebaran. Menurut pengamatannya, anggota kepolisian yang bertugas di pos-pos pengamanan menunjukkan kesigapan dan profesionalisme yang tinggi dalam membantu para pengemudi.

"Sementara masyarakat umum menikmati masa liburan, para anggota Polri justru bekerja keras tanpa kenal lelah. Saya menyaksikan sendiri betapa luar biasa dedikasi mereka. Sampai-sampai saya turun dari kendaraan untuk menyapa dan memberikan dukungan langsung kepada mereka yang bertugas di lapangan," kenang Martin dengan nada menghargai.

Ia menambahkan, "Dalam perjalanan saya ke Bandung, semua pos pengamanan beroperasi penuh dengan personel yang standby siang dan malam tanpa henti. Ini menunjukkan komitmen yang sangat kuat dari institusi kepolisian."

Fokus pada Keselamatan Personel dan Masyarakat

Martin Tumbelaka juga menekankan aspek keselamatan sebagai prioritas utama dalam operasi pengamanan mudik ini. "Yang paling utama tentu adalah keselamatan anggota yang bertugas di lapangan. Mereka mempertaruhkan waktu berkumpul dengan keluarga demi memastikan kelancaran mudik masyarakat," tegasnya.

Lebih lanjut, legislator ini memuji kesiapsiagaan dan profesionalisme yang ditunjukkan oleh seluruh anggota Polri selama operasi berlangsung. "Kesiapsiagaan mereka benar-benar teruji, dan mereka bertugas dengan profesionalisme tinggi. Pengorbanan waktu bersama keluarga demi menjaga kelancaran mudik masyarakat patut mendapat penghargaan khusus," ujar Martin.

Data Resmi Mendukung Apresiasi

Sebelumnya, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho telah mengonfirmasi bahwa arus mudik dan balik Lebaran 2026 berjalan terkendali dengan baik. Data resmi dari Korlantas Polri menunjukkan bahwa tidak ada peristiwa menonjol yang mengganggu keamanan dan ketertiban selama masa mudik tahun ini berlangsung.

"Rekan-rekan sekalian dapat menyaksikan bahwa arus mudik, arus balik, dan seluruh rangkaian kegiatan Hari Raya Idulfitri berjalan cukup terkendali. Dari aspek keamanan dan ketertiban masyarakat, tidak ada peristiwa yang menonjol atau mengkhawatirkan," jelas Irjen Agus dalam konferensi pers di Jasa Marga Toll Road Command Center di Bekasi, Jawa Barat.

Irjen Agus juga mengungkapkan bahwa selama Lebaran 2026, Polri tidak hanya melaksanakan Operasi Ketupat tetapi juga melanjutkannya dengan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan. Ia menyatakan bahwa arus mudik berhasil dikelola dengan baik meskipun terjadi peningkatan volume kendaraan yang cukup signifikan.

"Arus mudik telah berlangsung dengan baik walaupun ada peningkatan arus yang cukup tinggi. Namun berkat koordinasi yang solid, arus mudik dapat kita kelola dengan optimal," paparnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga

Angka Kecelakaan Menurun Signifikan

Pencapaian paling membanggakan dari Operasi Ketupat 2026 adalah penurunan angka kecelakaan lalu lintas selama masa mudik Lebaran. Data statistik menunjukkan penurunan kecelakaan sebesar 5,31 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Lebih penting lagi, angka fatalitas atau korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan yang lebih dramatis, yaitu sebesar 30,41 persen selama musim mudik Lebaran tahun 2026. Pencapaian ini menjadi bukti nyata efektivitas strategi pengamanan yang diterapkan oleh Polri.