Klaim Perdana Menteri Malaysia
Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, menyatakan bahwa harga bensin di Malaysia lebih murah dibandingkan dengan Arab Saudi. Pernyataan ini disampaikan dalam sesi tanya jawab di Dewan Rakyat Malaysia sebagai tanggapan atas pertanyaan mengenai harga bahan bakar.
Perbandingan dengan Negara Produsen Minyak
Selain Arab Saudi, Anwar juga mengklaim bahwa harga bensin Malaysia lebih rendah dibandingkan Qatar, yang juga merupakan negara penghasil minyak utama. Ia menekankan bahwa perbandingan harus dilakukan dengan negara-negara produsen minyak, bukan dengan negara non-produsen yang memiliki harga bahan bakar lebih tinggi.
“Kita tidak boleh membandingkan Malaysia dengan negara-negara yang bukan produsen minyak dan karenanya memiliki harga bahan bakar yang jauh lebih tinggi,” kata Anwar, seperti dikutip dari TheStar pada Selasa (14/7/2026).
Dampak dan Reaksi
Klaim ini memicu diskusi tentang kebijakan subsidi energi Malaysia dan daya saing harga bahan bakar di kawasan. Namun, pernyataan tersebut belum mendapat tanggapan resmi dari pemerintah Arab Saudi atau Qatar.



