Abu Dhabi Terapkan Kebijakan Tata Letak Produk Sehat di Supermarket Mulai 2027
Abu Dhabi Wajibkan Tata Letak Produk Sehat di Supermarket

Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, resmi memperkenalkan kebijakan baru yang mewajibkan penataan ulang produk makanan dan minuman sehat di seluruh supermarket serta platform belanja online. Kebijakan tersebut akan mulai berlaku pada 1 Januari 2027, memberikan waktu persiapan bagi para peritel dan konsumen untuk beradaptasi dengan aturan baru ini.

Dikutip dari GulfBusiness, Kamis (30/7/2026), aturan itu diluncurkan oleh Healthy Living, sebuah inisiatif yang berfokus pada promosi gaya hidup sehat, bekerja sama dengan Otoritas Pendaftaran Abu Dhabi (ADRA). ADRA merupakan badan pengatur di bawah Departemen Pengembangan Ekonomi Abu Dhabi (ADDED), yang bertanggung jawab mengawasi berbagai sektor ekonomi di emirat tersebut.

Mendorong Pilihan Konsumsi Sehat

Kebijakan ini dirancang untuk mengubah cara produk makanan dan minuman dipajang, baik di rak supermarket fisik maupun pada halaman depan platform belanja online. Tujuannya jelas: membuat produk yang lebih sehat lebih mudah dilihat dan dijangkau oleh konsumen, sehingga mendorong masyarakat untuk memilih makanan dan minuman bergizi dibandingkan produk yang tinggi gula, garam, atau lemak.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Menurut keterangan resmi yang dirilis oleh ADDED, tata letak produk akan diatur sedemikian rupa sehingga menempatkan pilihan yang lebih sehat di posisi yang menonjol. Langkah ini sejalan dengan tren global dalam kebijakan kesehatan masyarakat, di mana intervensi terhadap lingkungan ritel dianggap efektif untuk mengubah perilaku konsumen tanpa menghilangkan pilihan.

Meski detail teknis mengenai pengaturan tata letak belum dipublikasikan secara lengkap, kebijakan ini diprediksi akan memengaruhi bagaimana supermarket menyusun rak, termasuk area kasir, lorong utama, dan posisi produk pada ketinggian mata. Di banyak negara, produk tidak sehat seperti camilan dan minuman manis sering ditempatkan di area strategis seperti dekat kasir. Dengan aturan baru ini, Abu Dhabi berupaya membalik kecenderungan tersebut.

Peran Healthy Living dan ADRA

Healthy Living, sebagai penggagas kebijakan, berkolaborasi erat dengan ADRA untuk memastikan implementasi berjalan lancar. ADRA, yang dikenal sebagai otoritas yang mengurus pendaftaran dan lisensi bisnis, akan mengawasi kepatuhan para peritel terhadap aturan baru tersebut. Sementara itu, ADDED sebagai induk departemen memberikan dukungan kebijakan dan regulasi.

Kerja sama ini menunjukkan pendekatan lintas sektor dalam menangani masalah kesehatan masyarakat. Bukan hanya sektor kesehatan, tetapi juga sektor ekonomi dan perdagangan dilibatkan, karena perubahan tata letak ini berdampak langsung pada operasional bisnis ritel dan e-commerce.

Kebijakan tersebut juga merupakan bagian dari strategi lebih luas pemerintah Abu Dhabi untuk mengurangi prevalensi penyakit tidak menular, seperti obesitas, diabetes, dan penyakit jantung, yang sering dikaitkan dengan pola makan tidak sehat. Dengan menghadirkan lingkungan yang mendukung pilihan sehat, pemerintah berharap dapat meningkatkan kualitas hidup warganya dalam jangka panjang.

Dampak bagi Konsumen dan Ritel

Bagi konsumen, kebijakan ini memberikan kemudahan dalam mengidentifikasi dan memilih produk sehat. Dengan penataan yang lebih baik, masyarakat tidak perlu lagi mencari-cari produk bernutrisi di antara lautan makanan olahan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan konsumsi buah, sayur, biji-bijian, dan produk lain yang mendukung kesehatan.

Di sisi lain, para peritel supermarket dan platform belanja online di Abu Dhabi harus menyesuaikan tata letak mereka sebelum 1 Januari 2027. Proses ini mungkin membutuhkan investasi tambahan, seperti pelatihan staf, perubahan desain rak, serta pembaruan algoritma untuk platform online. Namun, kebijakan ini juga dapat menjadi peluang bagi produsen makanan sehat untuk meningkatkan pangsa pasar mereka.

Para pengamat menilai bahwa langkah Abu Dhabi ini dapat menjadi contoh bagi negara-negara lain di kawasan Teluk. Uni Emirat Arab sendiri telah lama dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan dan gaya hidup di Timur Tengah. Dengan mengadopsi kebijakan ini, Abu Dhabi menunjukkan komitmennya untuk memimpin dalam kesehatan masyarakat dan keberlanjutan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga

Persiapan Menuju 2027

Pemerintah Abu Dhabi memberikan tenggat waktu hingga awal 2027 untuk memastikan seluruh pihak siap melaksanakan aturan ini. Dalam periode tersebut, Healthy Living dan ADRA kemungkinan akan melakukan sosialisasi, memberikan pedoman teknis, serta melakukan uji coba di beberapa lokasi untuk menilai efektivitas tata letak baru.

Meskipun artikel GulfBusiness tidak merinci sanksi atau mekanisme penegakan hukum, keberadaan ADRA sebagai otoritas pengawas memberikan sinyal bahwa kepatuhan akan dipantau secara serius. Para pelaku usaha disarankan untuk memulai penyesuaian sejak dini agar tidak terburu-buru menjelang tenggat waktu.

Dengan demikian, kebijakan ini tidak hanya mengubah wajah supermarket di Abu Dhabi, tetapi juga membawa pesan kuat tentang pentingnya kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Mulai 1 Januari 2027, warga Abu Dhabi akan lebih mudah menemukan pilihan sehat, baik saat berbelanja langsung maupun melalui platform digital.