Trump Peringatkan Iran: Waktu Perundingan Perang Makin Kritis
Trump Peringatkan Iran: Waktu Perundingan Makin Kritis

Trump Beri Ultimatum ke Iran soal Perundingan Perang

Perundingan untuk mengakhiri perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran masih mengalami kebuntuan. Melalui platform Truth Social miliknya, Presiden AS Donald Trump memperingatkan Iran bahwa tenggat waktu untuk mengakhiri perang masih terus berjalan.

“Mereka sebaiknya segera bergerak, cepat, atau tidak akan ada yang tersisa dari mereka. Waktu sangat krusial!” tulis Trump, dilansir dari BBC, Senin (18/5/2026).

Pesan tersebut muncul ketika Trump berbicara dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Minggu (17/5/2026). Trump menekankan bahwa Iran harus segera mengambil tindakan konkret dalam perundingan, jika tidak ingin menghadapi konsekuensi yang lebih berat.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Latar Belakang Perundingan

Sejak beberapa bulan terakhir, AS dan Iran terlibat dalam perundingan yang alot terkait program nuklir dan pengaruh regional Iran. Trump menginginkan kesepakatan yang lebih ketat dibandingkan dengan perjanjian sebelumnya. Sementara itu, Iran menuntut pencabutan sanksi ekonomi sebelum membahas isu lainnya.

Dalam pernyataan terbarunya, Trump menegaskan bahwa waktu tidak berpihak pada Iran. Ia menambahkan bahwa AS memiliki kekuatan militer yang luar biasa dan siap digunakan jika diperlukan. Pernyataan ini mendapat tanggapan beragam dari para analis internasional.

Beberapa pengamat menilai bahwa ancaman Trump bisa memicu eskalasi konflik di Timur Tengah. Namun, yang lain berpendapat bahwa tekanan maksimal diperlukan untuk memaksa Iran bernegosiasi dengan serius.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Iran. Pemerintah Iran sebelumnya menyatakan bahwa mereka tidak akan menyerah pada tekanan dan akan terus mempertahankan hak nuklirnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga