Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menghadiri kegiatan Bakti Sosial Terintegrasi Kementerian Sosial di Pendopo Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pada Senin, 18 Mei 2026. Dalam acara tersebut, Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan sosial melalui program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dengan total nilai mencapai Rp1.133.256.500.
Rincian Bantuan ATENSI
Bantuan yang disalurkan meliputi beberapa komponen, antara lain:
- Bantuan ATENSI dari Sentra Terpadu Kartini Temanggung kepada 529 penerima manfaat senilai Rp869.745.500.
- Bantuan biaya operasi katarak dari Ditjen Linjamsos kepada 21 penerima manfaat senilai Rp40.950.000.
- Edukasi pencegahan kekerasan terhadap anak dari Ditjen Rehabilitasi Sosial Anak kepada 87 penerima manfaat senilai Rp21.660.000.
- Pembentukan Kampung Siaga Bencana dan Lumbung Sosial.
- Bantuan TAGANA Masuk Sekolah dari Ditjen Perlindungan dan Jaminan Sosial.
- Santunan ahli waris korban bencana alam senilai Rp155.897.000 dan Rp45.000.000.
Pernyataan Wamensos
Agus Jabo menyatakan bahwa kehadirannya di Pemalang merupakan pelaksanaan perintah Presiden untuk menjangkau masyarakat yang selama ini belum tersentuh layanan pemerintah. "Kami datang ke Pemalang dalam rangka menjalankan perintah Bapak Presiden supaya saudara-saudara kita yang selama ini tidak terjangkau, bisa kita jangkau, dan mereka bisa merasakan hadirnya negara di tengah-tengah," ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk memperkuat semangat gotong royong dalam membantu masyarakat yang menghadapi persoalan sosial. "Marilah kita berkolaborasi, marilah kita bergotong royong, karena itu adalah asas filosofi kehidupan bangsa ini," tegasnya.
Agus Jabo menekankan bahwa pemerintah tidak boleh tinggal diam melihat masyarakat hidup dalam kesulitan. Berbagai program prioritas presiden dijalankan untuk membantu masyarakat yang selama ini belum tersentuh layanan pemerintah. "Pada hari ini Kemensos bersama Pemkab Pemalang membuktikan perintah Bapak Presiden bahwa kita sedang berjuang agar rakyat Pemalang bisa tersenyum," tambahnya.
Dukungan Bupati Pemalang
Bupati Pemalang, Anom Widyantoro, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Kementerian Sosial. "Jadi tidak sekadar tagline, tapi kita bisa merasakan kehadiran Kementerian Sosial beserta seluruh jajarannya di Kabupaten Pemalang," ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi khusus kepada Agus Jabo atas perhatian dan dukungan kepada masyarakat Pemalang. Pemerintah Kabupaten Pemalang mendukung penuh program Sekolah Rakyat yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah. Anom mengatakan bahwa persiapan pembangunan telah direncanakan secara serius sejak awal. "Program sekolah rakyat kami sangat beratensi dan merencanakan ini dengan serius sejak jauh-jauh hari," katanya.
Ia menambahkan bahwa Kabupaten Pemalang direncanakan menjadi salah satu lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Banjarmulya dengan luas lahan mencapai 9,4 hektare.
Bantuan Fisik Lainnya
Selain bantuan uang dan program pemberdayaan, Kemensos juga menyerahkan berbagai bantuan ATENSI berupa paket kebutuhan dasar untuk lansia, alat bantu disabilitas, alat bantu dengar, kursi roda, sepeda roda tiga, sepeda anak, hingga bantuan usaha berupa mesin jahit bagi kelompok rentan masyarakat.
Secara simbolis, Agus Jabo bersama Anom Widyantoro menyerahkan bantuan ATENSI kepada Wasmoyo sebagai perwakilan klaster lanjut usia, Raditya Fatah Ibrahim sebagai penerima manfaat disabilitas rungu, Ibnu Dwi Purwanto dari klaster anak, serta Harlina dari kelompok rentan masyarakat.
Kehadiran Peserta
Kegiatan Bakti Sosial Terintegrasi Kemensos di Kabupaten Pemalang turut dihadiri oleh Pj Sekda Pemalang Endro Johan Kusuma, Ketua DPRD Kabupaten Pemalang Martono, Kapolres Pemalang Randy Setia Permana, Dandim 0711/Pemalang Muhammad Arif, Kepala Kejaksaan Negeri Pemalang Rina Idawani, Ketua Pengadilan Negeri Pemalang Muslim Setiawan, Kepala Pengadilan Agama Pemalang Solahuddin Sibagabariang, Kepala Dinas Sosial KBPP Kabupaten Pemalang Muminun, Asisten Tapem Kesra Tutuko Raharjo, jajaran Kemensos RI, para pendamping sosial, pilar-pilar sosial, TAGANA, TKSK, dan para penerima manfaat.



