Rudal Iran Kunci Target AS dan Kapal Musuh di Timur Tengah
Rudal Iran Kunci Target AS dan Kapal Musuh

Komandan Pasukan Dirgantara Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Brigadir Jenderal Majid Mousavi, mengumumkan bahwa rudal dan drone milik Iran telah mengunci target-target Amerika Serikat (AS) serta kapal-kapal musuh yang berada di kawasan Timur Tengah. Pernyataan ini disampaikan pada Sabtu (9/5/2026) malam, dan menegaskan bahwa seluruh sistem persenjataan Iran kini berada dalam kondisi siap tempur.

Kesiapan Tempur Penuh

Dalam pesannya, Mousavi menekankan bahwa pasukannya hanya menunggu perintah untuk meluncurkan serangan. “Rudal dan drone Pasukan Dirgantara IRGC telah mengunci target-target Amerika di kawasan dan kapal-kapal musuh agresor,” ujarnya, seperti dikutip dari Tasnim News Agency pada Minggu (10/5/2026). Ia menambahkan, “Kami menunggu perintah untuk menembak.”

Pernyataan ini menandai eskalasi ketegangan terbaru antara Iran dan AS di Timur Tengah. Sebelumnya, Iran juga mengaitkan kesiapan militernya dengan partisipasi dalam Piala Dunia, seperti yang diberitakan sebelumnya. Namun, fokus utama saat ini adalah pada ancaman terhadap kapal-kapal musuh dan pangkalan AS di wilayah tersebut.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Implikasi Regional

Langkah Iran ini dipandang sebagai respons terhadap meningkatnya kehadiran militer AS di perairan Teluk Persia. Para analis memperkirakan bahwa situasi ini dapat memicu konfrontasi langsung jika salah satu pihak melakukan tindakan provokatif. IRGC sendiri telah lama menjadi aktor kunci dalam strategi pertahanan Iran, dan pernyataan Mousavi menegaskan bahwa mereka siap bertindak jika diperlukan.

Belum ada tanggapan resmi dari pihak AS terkait pernyataan ini. Namun, pengamat internasional menyerukan kewaspadaan dan upaya diplomasi untuk meredakan ketegangan yang semakin memanas.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga