Polda Jawa Timur (Jatim) memberikan asistensi penuh kepada Polres Sampang dalam memburu 14 buronan (DPO) kasus pemerkosaan remaja putri berusia 15 tahun yang diperkosa oleh 27 pria. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Jatim Kombes Ganis Setyaningrum memastikan pihaknya akan terus mengejar para pelaku hingga tuntas.
Komitmen Ungkap Kasus hingga Tuntas
"Untuk kasus tersebut dari Ditres PPA & PPO Polda Jatim melakukan asistensi dan back up penanganan yang dilakukan oleh Polres Sampang," kata Kombes Ganis saat dihubungi, Rabu (15/7/2026). Ia menegaskan pihaknya akan mengungkap tuntas kasus tersebut dan mengarahkan jajarannya untuk mengejar belasan pelaku yang belum tertangkap.
"Kami berkomitmen akan terus berupaya mengungkap kasus ini hingga tuntas dan memproses tindak pidana yang terjadi sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Untuk para terduga pelaku baik yang telah ditangkap atau masih ada dalam proses pencarian, akan terus dilakukan upaya pencarian dan bekerja sama dengan polres yang ada di jajaran Polda Jawa Timur," ucap dia.
Pemulihan Trauma Korban Jadi Prioritas
Selain pengejaran pelaku, Polda Jatim juga fokus pada perlindungan dan pemulihan trauma korban. Ganis mengatakan pihaknya akan melibatkan berbagai pihak demi pemulihan kondisi korban.
"Saat ini kami juga fokus pada upaya perlindungan dan pemulihan trauma yang dialami oleh korban. Tentunya dalam penanganan ini kami juga berkoordinasi dan kerjasama dengan berbagai pihak diantaranya RS Bhayangkara Polda Jatim, DP3AK Provinsi serta UPT Kab Sampang, Dinsos Kabupaten Sampang dan Provinsi, Bapas, LBH, psikolog dan LPSK, serta Dinas Pendidikan," ujar dia.
13 Pelaku Ditangkap, 14 Masih Buron
Diketahui, pemerkosaan terhadap korban dilakukan oleh 27 orang. Sebanyak 13 pelaku sudah ditangkap, sementara 14 pelaku lainnya masih buron dan telah ditetapkan sebagai DPO.
"Sebanyak 14 sisanya telah kami tetapkan sebagai DPO. Mohon doanya kami bisa segera mengamankan semua pelaku, sehingga dapat memberikan efek jera," kata Kapolres Sampang AKBP Hartono, dilansir detikJatim, Selasa (14/7).
Hartono mengatakan seorang tersangka berinisial W (17) kembali ditangkap pada Minggu (12/7) malam. Penangkapan itu dilakukan di area alun-alun Trunojoyo Sampang.



