Gencatan Senjata AS-Iran Tetap Berlaku Meski Bentrok di Selat Hormuz
Gencatan Senjata AS-Iran Tetap Berlaku

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa gencatan senjata dengan Iran masih tetap berlaku, meskipun terjadi bentrokan antara kapal perusak Angkatan Laut AS dan pihak Iran di Selat Hormuz. Insiden ini memicu saling tuding antara kedua belah pihak.

Kronologi Insiden

Menurut laporan BBC pada Jumat (8/5/2026), AS menuduh Iran meluncurkan rudal, drone, dan perahu kecil ke arah tiga kapal perangnya. Tindakan ini disebut oleh AS sebagai "serangan tanpa provokasi". Trump bahkan menyatakan bahwa Iran sedang "mempermainkan kita hari ini" melalui pernyataan resminya.

Tanggapan Pemerintah AS

Pemerintah AS mengecam keras tindakan Iran dan menganggapnya sebagai ancaman serius terhadap stabilitas kawasan. Meskipun demikian, Trump menegaskan bahwa gencatan senjata yang telah disepakati sebelumnya tidak akan terpengaruh oleh insiden ini.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pandangan dari Sisi Iran

Di sisi lain, Iran juga mengeluarkan pernyataan yang saling menyalahkan. Iran menuduh kapal perang AS telah melanggar batas wilayah perairan mereka, sehingga memicu respons defensif. Belum ada konfirmasi lebih lanjut mengenai detail dari insiden tersebut.

Insiden ini terjadi di tengah ketegangan yang sudah lama membayangi hubungan AS-Iran, terutama terkait program nuklir Iran dan pengaruh regional. Selat Hormuz sendiri merupakan jalur pelayaran strategis yang vital bagi pasokan minyak dunia.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga