Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menegaskan bahwa penolakannya terhadap izin perjalanan Wali Kota Medan Rico Waas ke China merupakan pelaksanaan arahan pemerintah pusat terkait pembatasan perjalanan dinas luar negeri bagi kepala daerah. Hal ini disampaikan Bobby di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (25/5/2026).
Bobby: Hanya Jalankan Arahan Pusat
"Ini ya, pokoknya izin ke luar negeri itu memang wewenangnya Mendagri. Ini wewenangnya Mendagri. Nah, kemarin kan pada saat itu, Pak Mendagri disampaikan Pak Presiden, 'Tolong dicatat.' Ya, kita sebagai anak buahnya Pak Mendagri juga, anak buahnya Pak Presiden, menyampaikan di Sumut ada," ujar Bobby usai rapat pemulihan pascabencana Sumatera.
Bobby menjelaskan bahwa pihaknya hanya melaporkan kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengenai adanya kepala daerah di Sumut yang melakukan perjalanan ke luar negeri. Menurutnya, jika izin telah diberikan oleh Kemendagri, maka perjalanan tersebut telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
"Jadi, nggak perlu dicari-cari, kita hanya menyampaikan. Kalau izinnya sudah dari Kemendagri, ya alhamdulillah, gitu. Berarti sudah mengikuti aturan," tegasnya.
Surat Perjalanan Ditolak
Lebih lanjut, Bobby mengakui bahwa ia sempat menolak surat perjalanan dinas luar negeri dari rombongan Pemerintah Kota (Pemkot) Medan bersama anggota DPRD Medan yang akan berangkat ke China. Langkah tersebut diambil sebagai bentuk kepatuhan terhadap instruksi pemerintah pusat yang meminta agar perjalanan dinas luar negeri dibatasi.
"Hal-hal yang pernah kita tolak atau di situ dianggap sulit, ya kita hanya menjalankan instruksi, arahan, saran dari pemerintah pusat, dari Pak Mendagri juga menyampaikan, 'Kalau bisa dibatasin'," jelas Bobby.
"Apalagi kemarin berangkatnya ramai-ramai, antara eksekutif dan legislatifnya mau berangkat ke China kemarin, ke China. Memang saya tolak suratnya. Kalau itu dianggap menghambat, ya saya rasa saya hanya menjalankan tugas," sambungnya.
Rico Waas Klaim Sudah Lapor Kemendagri
Sebelumnya, Wali Kota Medan Rico Waas mengklaim telah melapor ke Kemendagri untuk berobat ke luar negeri. Rico juga mengakui bahwa komunikasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut belum berjalan optimal. "Benar bahwa saya sedang berada di luar negeri untuk menjalani pengobatan. Jauh-jauh hari saya sudah merencanakan berobat, tapi waktunya tidak dapat. Kebetulan ini ada waktu libur, makanya saya berangkat dan sudah lapor kepada Mendagri untuk agenda tersebut," kata Rico dalam keterangannya pada Minggu (17/5).
Dengan adanya perbedaan klaim ini, publik menanti sikap resmi Kemendagri terkait prosedur perizinan perjalanan dinas luar negeri kepala daerah. Bobby menegaskan bahwa segala tindakannya semata-mata untuk menjalankan aturan dan arahan dari pemerintah pusat.



