Para negosiator Amerika Serikat (AS) dan Iran telah mencapai kesepakatan sementara untuk memperpanjang masa gencatan senjata selama 60 hari. Kesepakatan ini juga membuka babak baru dalam pembahasan program nuklir Iran. Hal tersebut disampaikan oleh seorang pejabat AS pada Kamis (28/5/2026).
Kerangka Kerja Kesepakatan
Menurut pejabat tersebut, kerangka kerja yang telah disepakati masih membutuhkan persetujuan akhir dari Presiden AS Donald Trump. Jika disetujui, perjanjian ini akan menjadi terobosan besar setelah berminggu-minggu melalui diplomasi yang sempat menemui jalan buntu.
Respons Iran
Hingga saat ini, Iran belum memberikan konfirmasi resmi mengenai kesepakatan apa pun. Namun, sumber yang dekat dengan negosiasi menyebutkan bahwa kedua pihak telah menunjukkan itikad baik untuk melanjutkan dialog.
Perpanjangan gencatan senjata ini diharapkan dapat memberikan ruang bagi perundingan yang lebih komprehensif terkait program nuklir Iran. Langkah ini juga dinilai sebagai sinyal positif bagi stabilitas kawasan Timur Tengah.



