Pemerintah Amerika Serikat melalui Biro Urusan Konsuler Departemen Luar Negeri AS mengeluarkan peringatan perjalanan level tertinggi untuk 23 negara. Dalam unggahan akun Instagram resmi @travelgov pada Kamis (16/7/2026), warga AS diimbau untuk tidak bepergian ke negara-negara tersebut.
Peringatan Level 4: Jangan Bepergian
Biro Urusan Konsuler menerbitkan travel advisories dengan tingkat 1 hingga 4. Peringatan Tingkat 4 merupakan level tertinggi yang berarti "jangan bepergian" ke negara yang dimaksud. Peringatan ini dikeluarkan berdasarkan berbagai faktor risiko, termasuk konflik bersenjata, terorisme, kejahatan, dan bencana alam.
Negara-negara yang masuk dalam daftar peringatan level 4 antara lain Afghanistan, Irak, Suriah, Yaman, Somalia, Sudan Selatan, Libya, Mali, Burkina Faso, dan Venezuela. Selain itu, ada juga negara seperti Korea Utara, Iran, Myanmar, Belarus, Ukraina (karena invasi Rusia), dan beberapa negara lainnya.
Alasan Dibalik Peringatan
Menurut pernyataan resmi Biro Urusan Konsuler, peringatan ini didasarkan pada penilaian keamanan terkini. "Kami terus memantau situasi global dan menyesuaikan peringatan perjalanan untuk melindungi warga Amerika," tulis mereka dalam unggahan tersebut.
Setiap negara memiliki alasan spesifik, seperti konflik bersenjata di Afghanistan dan Suriah, tingkat kejahatan tinggi di Venezuela, atau risiko penculikan di Somalia. Warga AS yang tetap nekat bepergian ke negara-negara tersebut diminta untuk membuat rencana kontinjensi dan mendaftar pada program Smart Traveler Enrollment Program (STEP).
Dampak Bagi Wisatawan
Peringatan ini berdampak pada wisatawan AS yang berencana bepergian ke luar negeri. Banyak perusahaan asuransi perjalanan tidak akan menanggung klaim jika terjadi insiden di negara dengan peringkat level 4. Selain itu, kedutaan besar AS mungkin memiliki kemampuan terbatas untuk memberikan bantuan di negara-negara tersebut.
Biro Urusan Konsuler juga mengingatkan bahwa situasi keamanan dapat berubah sewaktu-waktu. Oleh karena itu, warga AS disarankan untuk selalu memeriksa travel advisories sebelum merencanakan perjalanan ke luar negeri.



