Trump dan Xi Sepakati Soal Selat Hormuz Hingga Taiwan
Trump-Xi Sepakati Selat Hormuz dan Taiwan

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, telah menyelesaikan putaran terakhir pembicaraannya dengan Presiden China, Xi Jinping, sekaligus mengakhiri kunjungan kenegaraannya ke Beijing. Trump menyatakan pertemuan tersebut sangat sukses, diakui dunia, dan tak terlupakan. Sementara itu, Xi menyebutnya sebagai kunjungan yang bersejarah dan menjadi tonggak penting, demikian laporan media pemerintah China.

Topik Pembahasan

Perdagangan, minyak, Iran, dan Taiwan termasuk di antara topik yang dibahas selama dua hari pertemuan. Sebelumnya, dalam wawancara dengan Fox News, Trump mengatakan Xi berkomitmen untuk menahan pengiriman peralatan militer ke Iran. Presiden AS itu juga menyebut China ingin Selat Hormuz kembali dibuka dan Beijing telah sepakat untuk membeli minyak dari AS. Meski Trump banyak menjelaskan apa yang diperoleh AS dari China, dia menolak merinci apa yang diinginkan China sebagai imbalan, lapor wartawan BBC dari Beijing.

Saling Pujian

Media pemerintah China telah merilis keterangan resmi mengenai pembicaraan antara Xi Jinping dan Donald Trump di Zhongnanhai. Xi menyebut kunjungan tersebut sebagai bersejarah dan menjadi tonggak penting. Dia juga mengatakan kedua pemimpin telah menetapkan posisi baru bagi hubungan yang konstruktif, strategis, dan stabil antara kedua negara. Trump menyebut kunjungan ini sebagai sangat sukses, diakui dunia, dan tak terlupakan, serta menyebut Xi sebagai teman lama saya dan mengatakan saya sangat menghormatinya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Jumpa Pers

Presiden Xi Jinping mengajak Presiden Donald Trump berkeliling Zhongnanhai, kompleks yang dijaga ketat tempat para pemimpin tertinggi China tinggal dan bekerja. Ini merupakan agenda utama pada hari terakhir kunjungan Trump di Beijing. Dalam jumpa pers bersama, Trump mengatakan dirinya dan Xi telah membahas perdagangan, Iran, serta banyak hal lainnya. Mengenai Iran, Trump mengatakan kami tidak ingin mereka memiliki senjata nuklir dan menekankan bahwa kami ingin Selat Hormuz tetap terbuka. Sementara itu, Xi mengatakan kedua pihak telah mencapai hubungan bilateral yang baru, dan berjanji akan mengirimkan kepada Trump beberapa benih mawar China.

Kerja Sama Ekonomi

Sehari sebelumnya, Donald Trump dan Xi Jinping membahas cara-cara untuk meningkatkan kerja sama ekonomi antara AS dan China. Kerja sama ekonomi yang dibahas termasuk memperluas akses perusahaan-perusahaan AS ke pasar China dan investasi China di industri AS. Para pemimpin dari beberapa perusahaan terbesar AS turut mengikuti sebagian dari pertemuan tersebut. Trump dan Xi juga membahas pentingnya menghentikan aliran prekursor fentanil ke AS. Kedua negara sepakat bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir dan Selat Hormuz harus tetap terbuka untuk mendukung kelancaran arus energi.

Isu Taiwan

Tak lama setelah pembicaraan dimulai, media pemerintah China merilis pernyataan Presiden Xi Jinping yang memperingatkan potensi konflik dengan AS terkait Taiwan. Xi menyebut isu tersebut sebagai masalah paling penting dalam hubungan China-AS. Jika ditangani dengan baik, hubungan bilateral dapat tetap stabil secara umum. Jika tidak ditangani dengan tepat, kedua negara bisa berbenturan atau bahkan jatuh ke dalam konflik. Xi menambahkan bahwa kemerdekaan Taiwan secara fundamental tidak sejalan dengan perdamaian di Selat Taiwan.

Sambutan Meriah

China memberikan sambutan yang megah kepada Trump, termasuk tembakan kehormatan, sambutan anak-anak dengan sorak-sorainya, hingga kunjungan ke Kuil Surga abad ke-15. Trump juga didampingi sejumlah petinggi perusahaan teknologi di Beijing, termasuk Jensen Huang dari Nvidia. Sebelumnya, Xi menyerukan agar China dan AS menjadi mitra, bukan rival. Trump menyebut Xi sebagai pemimpin besar dan mengatakan hubungan kedua negara adidaya tersebut akan menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Kunjungan ini semula dijadwalkan berlangsung pada Maret, namun ditunda akibat perang Iran. Kedua pemimpin dijadwalkan menghadiri jamuan kenegaraan pada malam hari. Artikel ini akan diperbarui secara berkala.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga