Polisi Temukan Siswi SMP Hilang di Karangasem, Sempat Telantar di Denpasar
Polisi Temukan Siswi Karangasem Hilang di Denpasar

Polisi berhasil menemukan seorang siswi sekolah menengah pertama (SMP) berinisial NPJ yang sebelumnya dilaporkan hilang dari rumahnya di Desa Ban, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Bali. Pelajar berusia 13 tahun itu ternyata dibawa pergi oleh seorang kenalan perempuan yang dikenalnya melalui media sosial dan kemudian ditinggalkan begitu saja di Denpasar.

Kronologi Kejadian

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Karangasem, Polda Bali, Ipda I Nengah Artono, mengungkapkan bahwa NPJ meninggalkan rumah pada Rabu, 6 Mei 2026. Namun, orang tuanya baru melaporkan kehilangan tersebut ke Polsek Kubu seminggu kemudian, tepatnya pada Rabu, 13 Mei 2026.

Setelah menerima laporan, Unit Reserse Kriminal (Reskrim) dan Unit Intelijen (Intel) Polsek Kubu segera melakukan penyelidikan dan pencarian hingga akhirnya berhasil menemukan korban.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Penemuan Korban

NPJ ditemukan dalam keadaan sehat pada Kamis, 14 Mei 2026 malam, di Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung. Keesokan harinya, Jumat, 15 Mei 2026, ia dijemput oleh keluarganya untuk kembali ke rumah.

Menurut keterangan NPJ kepada polisi, ia diajak pergi oleh seorang perempuan yang dikenalnya melalui media sosial. Mereka sempat berkeliling ke beberapa tempat sebelum akhirnya pelaku meninggalkan NPJ di pinggir jalan di wilayah Denpasar.

Setelah ditinggalkan, NPJ menghubungi seorang temannya di Denpasar untuk dijemput. Ia kemudian tinggal bersama temannya di sebuah kos selama kurang lebih satu minggu. Saat ditemukan, NPJ dan temannya kebetulan sedang berjalan-jalan ke tempat kerja bibi NPJ di Desa Canggu.

Tindak Lanjut

Setelah menjalani interogasi, orang tua NPJ menyatakan tidak akan mempermasalahkan peristiwa hilangnya anak mereka. NPJ pun akhirnya pulang dan berkumpul kembali dengan keluarganya.

Polisi mengimbau kepada orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka, terutama dalam penggunaan media sosial, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga