Trump Sebut Negosiasi Akhiri Perang dengan Iran via Telepon
Trump: Negosiasi Akhiri Perang Iran via Telepon

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa negosiasi untuk mengakhiri perang dengan Iran akan berlangsung melalui telepon. Pernyataan itu disampaikan Trump dalam pidatonya dari Ruang Oval, Kamis (30/4/2026) waktu setempat.

Trump Lebih Suka Telepon daripada Tatap Muka

"Kami sedang melakukan pembicaraan dengan mereka sekarang, dan kami tidak lagi terbang selama 18 jam setiap kali kami ingin melihat selembar kertas," kata Trump sebagaimana dilansir CNN. Ia menambahkan, "Kami melakukannya melalui telepon, dan itu sangat menyenangkan. Saya menelepon, atau saya meminta orang-orang saya menelepon, dan Anda tahu jawabannya dalam 15 menit - saya selalu lebih suka bertatap muka, Anda tahu, saya menganggapnya lebih baik."

Kekesalan Trump soal Perjalanan Panjang

Trump mengungkapkan kekesalannya karena setiap diskusi sebelumnya memerlukan perjalanan panjang untuk mengirim delegasi ke Islamabad, namun belum menghasilkan kesimpulan untuk mengakhiri permusuhan. "Tetapi ketika Anda harus terbang selama 18 jam setiap kali ingin mengadakan pertemuan, dan Anda tahu apa isi pertemuan itu, dan Anda tahu mereka akan memberi Anda selembar kertas yang tidak Anda sukai bahkan sebelum Anda pergi, itu konyol, dan mereka telah menempuh perjalanan yang panjang," katanya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pakistan dan Proposal Perdamaian Iran

Sumber CNN menyebutkan bahwa Pakistan dapat menerima proposal perdamaian Iran yang telah direvisi pada Jumat. Trump menanggapi kebuntuan dalam pembicaraan perdamaian dengan memperingatkan Iran "lebih baik segera bertindak cerdas." Ia memposting gambar dirinya yang diedit di platform Truth Social pada Rabu pagi sambil memegang pistol.

Syarat Kesepakatan: Tanpa Senjata Nuklir

"Pertanyaannya adalah apakah mereka akan melangkah cukup jauh, jadi saat ini, tidak akan pernah ada kesepakatan kecuali mereka setuju bahwa tidak akan ada senjata nuklir," tambah Trump. Pernyataan ini menegaskan sikap keras AS terhadap program nuklir Iran dalam negosiasi yang akan datang.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga