Prabowo dan MBZ Buka Puasa Bersama di Qasr Al Bahr, Abu Dhabi
Presiden Prabowo Subianto menjalani pertemuan bilateral dengan Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) di Istana Qasr Al Bahr, Abu Dhabi, pada Kamis, 26 Februari 2026 waktu setempat. Di sela pertemuan resmi, kedua pemimpin negara ini juga berkesempatan untuk buka puasa bersama dalam rangkaian kegiatan Ramadan, menciptakan momen hangat yang mempererat tali persahabatan.
Momen Akrab di Bulan Suci Ramadan
Prabowo membagikan momen tersebut melalui akun Instagram pribadinya @prabowo pada Jumat, 27 Februari 2026. Dalam unggahan itu, terlihat kedua pemimpin duduk bersebelahan di sebuah meja makan besar yang dihiasi dengan berbagai makanan khas Timur Tengah, menandakan keramahan dan kekeluargaan dalam pertemuan ini. Prabowo menyatakan, "Alhamdulillah, di bulan suci Ramadan yang penuh berkah, saya berkesempatan berbuka puasa bersama Presiden Uni Emirat Arab, Yang Mulia Mohamed bin Zayed Al Nahyan."
Pertemuan berlangsung di taman terbuka istana dengan latar pepohonan palem dan cahaya senja Abu Dhabi, menambah kesan akrab dan penuh kekeluargaan. Prabowo menekankan bahwa silaturahmi ini tidak hanya sekadar ritual keagamaan, tetapi juga memperkuat persahabatan dan kerja sama strategis antara Indonesia dan UEA. "Silaturahmi ini menjadi momentum untuk mempererat persahabatan serta memperkuat kerja sama strategis Indonesia dan UEA bagi kesejahteraan rakyat kedua bangsa," jelasnya.
Kehadiran 7 Pemimpin Emirat dalam Pertemuan
Dalam pertemuan tersebut, MBZ turut mengajak enam pemimpin Emirat lainnya untuk menyambut Prabowo Subianto di Qasr Al Bahr, Abu Dhabi. Hal ini menjadikan Prabowo mendapat kehormatan duduk bersama tujuh pimpinan Emirat, yang biasanya berkumpul setahun sekali. Para pemimpin tersebut meliputi:
- Emir Abu Dhabi sekaligus Presiden UEA
- Emir Dubai sekaligus Perdana Menteri UEA
- Emir Sharjah
- Emir Ajman
- Emir Umm Al Quwain
- Emir Ras Al Khaimah
- Emir Fujairah
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan persnya menyebutkan, rangkaian pertemuan dilanjutkan dengan iftar berbuka puasa bersama, diikuti dengan salat Magrib berjamaah bersama rombongan. Suasana dialog yang setara dan terbuka tercipta dengan delegasi kedua negara duduk berhadapan dalam formasi melingkar.
Dukungan Delegasi dari Kedua Negara
Prabowo didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi Indonesia, termasuk Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Duta Besar RI untuk UEA Judha Nugraha, serta Direktur Utama PT. Pindad (Persero) Sigit P. Santosa. Sementara itu, Presiden MBZ didampingi oleh Wakil Ketua Mahkamah Kepresidenan Hamdan bin Mohamed Al Nahyan, Penasihat Mahkamah Kepresidenan Mohamed bin Hamad Al Nahyan, Penasihat Urusan Strategis Ahmed Al Mazrouei, Menteri Energi dan Infrastruktur Suhail Al Mazrouei, serta Duta Besar UEA untuk Indonesia Abdulla Salem Obaid Salem Al Dhaheri.
Pertemuan ini menegaskan komitmen kedua negara untuk meningkatkan kerja sama di berbagai bidang, termasuk energi, perdagangan, dan diplomasi, dalam semangat Ramadan yang penuh berkah. Keakraban yang terpancar dari momen buka puasa bersama ini diharapkan dapat menjadi fondasi yang kokoh bagi hubungan bilateral yang lebih erat di masa depan.



