Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Baktiar Najamudin, memberikan pujian tinggi terhadap peran pemerintah dan pelaku bisnis Tiongkok dalam mendorong pembangunan ekonomi di Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sambutan kunci yang bertepatan dengan perayaan Hari Modernisasi Partai Komunis Tiongkok ke-105, di Kuningan, Jakarta, pada Rabu (15/7/2026).
Tiongkok Sebagai Saudara Tua Indonesia
Dalam keterangannya pada Kamis (16/7/2026), Sultan menyampaikan selamat atas perayaan Modernisation Day Partai Komunis Tiongkok yang ke-105. Ia menekankan bahwa lompatan capaian perekonomian Tiongkok yang fenomenal merupakan hasil kerja keras pemerintah dan rakyat Tiongkok. "Yang pertama kami mengucapkan selamat merayakan Modernisation Day Partai Komunis Tiongkok yang ke 105 tahun. Lompatan capaian perekonomian Tiongkok yang fenomenal merupakan buah kerja keras pemerintah dan rakyat Tiongkok," ujar Sultan.
Sultan menilai Tiongkok sebagai salah satu peradaban besar yang sangat berpengaruh dalam sejarah perjalanan umat manusia. Ia menegaskan bahwa Indonesia harus banyak belajar dari Tiongkok, terutama di bidang ekonomi. "Dalam hal apapun, terutama bidang ekonomi, Indonesia mesti belajar dari Tiongkok. Bagaimana caranya meningkatkan SDM unggul, memperluas produktivitas dan menekan angka kemiskinan," tegas Sultan.
Hubungan Sejarah dan Genetik
Lebih lanjut, Sultan mengungkapkan bahwa hubungan antara Indonesia dan Tiongkok sudah terjalin sejak lama. Ia merujuk pada sabda Nabi Muhammad SAW yang menganjurkan umatnya untuk menuntut ilmu hingga ke negeri Tiongkok. "Bangsa Indonesia dan Tiongkok memiliki keterkaitan genetik. Tiongkok adalah saudara tua Indonesia. Selama berabad-abad lamanya bangsa kita menjalin kerja sama perdagangan dengan bangsa Tiongkok," pungkasnya.
Pernyataan Sultan ini disampaikan di tengah upaya memperkuat kerja sama bilateral antara Indonesia dan Tiongkok, khususnya di sektor ekonomi dan perdagangan. Tiongkok merupakan salah satu mitra dagang terbesar Indonesia, dengan investasi yang signifikan di berbagai sektor seperti infrastruktur, energi, dan manufaktur.
Peran DPD dalam Hubungan Bilateral
Sebagai Ketua DPD, Sultan Baktiar Najamudin kerap menyuarakan pentingnya sinergi antara Indonesia dan Tiongkok. DPD sendiri memiliki peran dalam memperkuat hubungan daerah dengan mitra asing, termasuk Tiongkok. Melalui forum-forum bilateral, DPD mendorong peningkatan kerja sama yang saling menguntungkan.
Dalam kesempatan yang sama, Sultan juga menyoroti capaian Tiongkok dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Ia berharap Indonesia dapat mengadopsi strategi serupa untuk mempercepat pembangunan nasional.



