Iran Tuding Amerika Serikat Sebagai Sumber Utama Ketidakamanan di Kawasan Asia Barat
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, secara tegas menuding Amerika Serikat sebagai akar utama dari ketidakamanan dan krisis yang melanda kawasan Asia Barat, termasuk wilayah vital Selat Hormuz. Dalam pernyataannya yang keras, Araghchi juga menyerukan agar komunitas internasional meminta pertanggungjawaban penuh kepada AS dan sekutunya, Israel, atas perang yang ia sebut tidak beralasan dan melanggar hukum internasional yang dilancarkan terhadap Iran.
Percakapan Telepon dengan Menteri Luar Negeri Armenia
Pernyataan kontroversial ini disampaikan oleh Araghchi dalam sebuah percakapan telepon yang dilakukan dengan Menteri Luar Negeri Armenia, Ararat Mirzoyan, pada hari Sabtu, 28 Maret 2026. Percakapan diplomatik tersebut difokuskan pada pembahasan mendalam mengenai perkembangan terbaru yang terjadi di kawasan Asia Barat, serta analisis menyeluruh tentang dampak signifikan dari aksi-aksi militer yang telah dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap stabilitas dan keamanan Iran.
Diskusi intensif antara kedua menteri luar negeri ini menyoroti kekhawatiran bersama mengenai eskalasi ketegangan, dengan Araghchi menekankan bahwa kebijakan agresif AS telah memicu destabilisasi regional. Ia menggarisbawahi bahwa Selat Hormuz, sebagai jalur pelayaran strategis untuk ekspor minyak global, telah menjadi titik panas akibat intervensi militer Amerika.
Seruan Araghchi untuk pertanggungjawaban internasional mencerminkan upaya diplomatik Iran untuk mengisolasi AS di panggung global, sambil mengangkat isu pelanggaran hukum internasional yang dituduhkan. Percakapan ini juga menandai peningkatan dalam hubungan bilateral Iran-Armenia, di tengah konflik regional yang semakin memanas.



