Iran Serang Kapal Tanker Kuwait di Dubai, Balas Serangan AS-Israel
Iran Serang Kapal Tanker Kuwait di Dubai, Balas AS-Israel

Iran Serang Kapal Tanker Minyak Kuwait di Pelabuhan Dubai, Picu Kebakaran

Iran dilaporkan menyerang salah satu kapal tanker minyak milik Kuwait yang sedang berlabuh di Pelabuhan Dubai, Uni Emirat Arab. Serangan ini memicu kebakaran dan disebut sebagai bentuk balasan atas serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel yang sebelumnya menghantam wilayah Iran.

Kapal Bermuatan Penuh Jadi Sasaran Serangan Langsung

Menurut laporan kantor berita resmi Kuwait, KUNA, yang mengutip perusahaan minyak milik negara Kuwait, kapal tanker minyak mentah raksasa tersebut menjadi sasaran serangan langsung dan jahat Iran saat berada di area jangkar Pelabuhan Dubai. Kapal tersebut dalam kondisi bermuatan penuh pada saat serangan terjadi.

Serangan ini menyebabkan kerusakan material pada lambung kapal dan menimbulkan kekhawatiran akan potensi tumpahan minyak di perairan sekitarnya. Namun, otoritas Uni Emirat Arab menyatakan bahwa tidak ada tumpahan minyak yang terjadi.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Seluruh Awak Kapal Selamat, Kebakaran Berhasil Dipadamkan

Meski serangan menimbulkan kerusakan, tidak ada korban luka dalam insiden ini. Kantor Media pemerintah Dubai mengonfirmasi bahwa seluruh 24 awak kapal berhasil selamat. Petugas pemadam kebakaran juga telah berhasil memadamkan api yang muncul akibat serangan tersebut.

Otoritas UEA sebelumnya mengindikasikan bahwa kapal tanker tersebut menjadi sasaran serangan drone di perairan Dubai. Sementara itu, militer Kuwait menyatakan bahwa pertahanan udaranya telah menanggapi serangan rudal dan drone musuh pada hari yang sama.

Identifikasi Kapal dan Rute Perjalanan

Badan intelijen maritim Vanguard dan pelacak kapal MarineTraffic mengidentifikasi kapal yang diserang sebagai Al Salmi, sebuah kapal tanker minyak mentah berbendera Kuwait dengan panjang 332 meter. Vanguard melaporkan bahwa kapal tersebut terkena proyektil yang tidak dikenal sekitar 31 mil laut di barat laut Dubai.

MarineTraffic menambahkan bahwa Al Salmi sedang dalam perjalanan menuju Qingdao, Tiongkok, dengan membawa sekitar dua juta barel minyak mentah. Serangan ini terjadi dalam konteks ketegangan regional yang meningkat, di mana Iran menyatakan tindakan ini sebagai respons terhadap serangan AS-Israel ke fasilitas di wilayahnya, termasuk pabrik obat kanker dan rumah sakit jiwa.

Insiden ini menyoroti kembali kerentanan jalur pelayaran minyak di kawasan Timur Tengah dan potensi eskalasi konflik yang dapat mempengaruhi stabilitas pasokan energi global.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga