Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara resmi membuka arena ring tinju skatepark yang terletak di bawah jalan layang atau fly over Pasar Rebo, Susukan, Ciracas, Jakarta Timur. Pramono menegaskan bahwa fasilitas olahraga publik ini dihadirkan sebagai langkah strategis untuk meredam kebiasaan tawuran antarkelompok remaja yang kerap meresahkan masyarakat.
Dalam sambutannya, Pramono secara khusus menyoroti fenomena keberadaan sejumlah kelompok pemuda yang sering memicu keributan di wilayah Jakarta Timur. Ia mengungkapkan bahwa kehadiran arena olahraga ini terbukti efektif dalam menyatukan komunitas dan menekan angka tawuran.
“Setelah melihat fasilitas ini, dan tadi juga diterangkan oleh Bapak Wali Kota, dan juga rekan-rekan yang selama ini disebut kelompok geng yang ada di Jakarta Timur. Ada geng Amerika, geng Inggris, geng Barat, dan sebagainya. Dan setelah mempunyai tempat ini, alhamdulillah tawurannya menurun secara drastis,” ujar Pramono di Ring tinju skatepark kolong fly over Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (18/5).
Pramono berharap ruang terbuka gratis ini dapat menjadi wadah yang tepat bagi para remaja untuk mengekspresikan diri melalui kegiatan fisik yang terarah. Melalui penyaluran hobi yang positif, ia optimistis para pemuda tidak lagi mencari pelampiasan emosi melalui kekerasan di jalanan.
“Mudah-mudahan itu memberikan manfaat bagi anak-anak muda yang ada di Jakarta Timur. Supaya energinya itu tersalurkan dengan tempat-tempat yang seperti ini. Sehingga lebih produktif, tidak lagi tawuran, mengurangi berantem di jalanan. Dan mudah-mudahan mereka bisa terlibat dalam menjaga Jakarta,” harap Pramono.
Pramono juga menegaskan bahwa fasilitas tersebut akan dijadikan proyek percontohan untuk menata kawasan rawan lainnya. “Jadi, di Jakarta Timur ini sebagai role model sebenarnya. Karena memang harus diakui salah satu tempat yang seringkali bergesekan di lapangan adalah di Jakarta Timur,” ujarnya.
Menurutnya, memperbanyak fasilitas serupa merupakan solusi krusial agar generasi muda memiliki ruang kreativitas dan terhindar dari aktivitas yang tidak bermanfaat. “Semakin banyak tempat-tempat seperti ini, ruang kreativitas anak muda di Jakarta semakin banyak, sehingga energinya juga pasti akan lebih tersalurkan dibandingkan dengan kemudian mereka banyak begadang,” ujar Pramono.
Pramono menyebut akan mencanangkan pembangunan arena tinju baru bagi para pemuda di kawasan Kampung Melayu. “Tetapi dengan keberhasilan untuk ini bisa mengurangi tawuran atau berantem itu, maka kenapa kemudian saya putuskan untuk segera kita bangun satu tempat lagi di Kampung Melayu,” ujarnya.



