China Dorong Pakistan Mediasi Konflik AS-Iran, Serukan Buka Selat Hormuz
China Dorong Pakistan Mediasi AS-Iran dan Buka Selat Hormuz

Menteri Luar Negeri China Wang Yi mendorong Pakistan untuk meningkatkan upaya mediasi antara Amerika Serikat dan Iran yang terlibat perang sejak akhir Februari. Wang juga meminta Islamabad membantu menangani pembukaan kembali Selat Hormuz secara benar.

Dorongan China kepada Pakistan

Dorongan itu disampaikan Wang saat berbicara via telepon dengan Menlu Pakistan Ishaq Dar pada Selasa, 12 Mei 2026 waktu setempat, seperti dilaporkan kantor berita Xinhua dan dilansir AFP. Pakistan merupakan mediator utama dalam konflik AS dan Iran.

Presiden AS Donald Trump diperkirakan tiba di Beijing pada Rabu, 13 Mei 2026 malam waktu setempat dalam rangka kunjungan kenegaraan. Trump akan bertemu Presiden China Xi Jinping, yang negaranya merupakan mitra strategis dan ekonomi utama Iran.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Seruan Wang Yi

Dalam percakapan telepon dengan Ishaq Dar, Wang menyerukan agar Pakistan meningkatkan upaya mediasi dan berkontribusi untuk menangani masalah terkait pembukaan Selat Hormuz secara benar. China akan terus mendukung upaya mediasi Pakistan dan memberikan kontribusinya sendiri untuk tujuan ini.

Mediasi Pakistan dan Perkembangan Terkini

Pakistan muncul sebagai mediator kunci dalam perang antara AS dan Israel melawan Iran. Perundingan damai awal di Islamabad pada pertengahan April gagal menghasilkan kesepakatan untuk mengakhiri perang secara permanen.

Upaya perdamaian terus dilakukan Pakistan, namun proposal terbaru Iran untuk merespons rencana perdamaian usulan AS ditolak Trump. Trump menyebut proposal Teheran sebagai proposal bodoh dan sampah, serta menyebut gencatan senjata AS-Iran yang berlaku sejak awal April dalam kondisi kritis.

Sikap Iran

Pemerintah Iran pada Selasa, 12 Mei 2026, menolak gagasan mengubah proposalnya. Perunding utama Teheran, Mohammad Bagher Ghalibaf, justru mengeluarkan ultimatum kepada AS untuk menerima syarat dalam proposal 14 poin yang diajukan Iran untuk perdamaian Timur Tengah, atau menghadapi kegagalan.

Ghalibaf menegaskan tidak ada alternatif lain selain menerima hak-hak rakyat Iran sebagaimana diuraikan dalam proposal 14 poin. Pendekatan lainnya akan sepenuhnya tidak menghasilkan kesimpulan, hanya kegagalan demi kegagalan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga