AS Segera Umumkan Kesepakatan Nuklir dengan Arab Saudi
Pemerintah Amerika Serikat dilaporkan akan segera mengumumkan kesepakatan dengan Arab Saudi yang memberikan negara itu program nuklir sipil. Pengumuman dijadwalkan pada Rabu (22/7) waktu setempat, di tengah pertempuran yang kembali memanas antara raksasa minyak Teluk tersebut dan kelompok pemberontak Houthi yang didukung Iran.
Dilansir kantor berita AFP, Rabu (22/7/2026), mengutip dua pejabat AS yang tidak disebutkan namanya, media terkemuka AS, New York Times melaporkan pada Selasa (21/7) waktu setempat bahwa pemerintahan Trump berencana untuk secara resmi menandatangani dan mengumumkan kesepakatan dengan Arab Saudi pada hari Rabu. Pemerintahan Presiden Donald Trump mengatakan kesepakatan itu akan memberikan miliaran dolar untuk industri nuklir AS.
Menhan AS Beberkan Perang Iran Sudah Habiskan Dana Rp 671 Triliun
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengungkapkan bahwa perang melawan Iran telah menghabiskan biaya sebesar US$ 37,5 miliar, atau setara Rp 671,7 triliun. Angka tersebut diungkapkan Hegseth dalam rapat dengar pendapat di parlemen AS pada Selasa (21/7) waktu setempat, ketika Pentagon berupaya menambah anggaran darurat untuk perang yang menuai banyak kritikan. Ini menjadi momen pertama kalinya bagi Hegseth berhadapan dengan anggota parlemen AS yang skeptis mengenai berlanjutnya perang melawan Iran.
PM Baru Inggris Izinkan Pangkalan Militer Dipakai AS Serang Iran
Perdana Menteri Inggris yang baru dilantik, Andy Burnham, menyetujui penggunaan pangkalan militer Inggris oleh Amerika Serikat untuk serangan defensif terhadap Iran. Ini merupakan kelanjutan dari kebijakan pendahulunya, mantan PM Keir Starmer. Sebelumnya, Starmer memimpin pertemuan para menteri dan pejabat senior pada Jumat lalu untuk membahas kebijakan Inggris setelah dimulainya kembali serangan AS terhadap Iran awal bulan ini. Para menteri dalam pertemuan itu memutuskan untuk melanjutkan kebijakan yang ada, bahwa pangkalan militer di Diego Garcia di Samudra Hindia dan RAF Fairford di Gloucestershire, Inggris, dapat digunakan oleh pesawat-pesawat AS yang melakukan misi yang bertujuan untuk melawan ancaman rudal Iran dan situs-situs yang digunakan untuk menargetkan Selat Hormuz.
Houthi Ancam Serang Kapal yang Bongkar Muat di Pelabuhan Arab Saudi
Kelompok Houthi yang bermarkas di Yaman melontarkan peringatan kepada perusahaan-perusahaan pelayaran untuk tidak memuat atau membongkar muatan di pelabuhan-pelabuhan Arab Saudi, atau kapal-kapal mereka akan menjadi target serangan. Peringatan terbaru dari Houthi itu disampaikan dalam email yang mereka kirimkan kepada perusahaan-perusahaan pelayaran terkait, seperti dilansir Reuters, Rabu (22/7/2026). Peringatan ini disampaikan setelah Houthi pada Senin (20/7) mengumumkan blokade laut terhadap Saudi. Langkah ini membuka potensi front baru ketika AS sedang berkonflik dengan Iran, dan meningkatkan ancaman bagi pasokan energi global serta perdagangan di luar kawasan Teluk.
Trump Ancam Bombardir Gunung Pickaxe di Iran
Presiden AS Donald Trump mengancam akan membombardir Gunung Pickaxe di Iran, yang diyakini menjadi lokasi kompleks nuklir bawah tanah yang dirahasiakan. Lokasi tersebut diduga menjadi lokasi fasilitas pengayaan uranium dan sentrifugal nuklir Teheran. Gunung Pickaxe merupakan situs nuklir yang terletak jauh di bawah tanah, di dekat kompleks nuklir Natanz, yang oleh intelijen Barat dicurigai menjadi lokasi Iran membangun fasilitas pengayaan uranium yang tidak dideklarasikan. "Kita akan menghantam area tersebut dalam waktu dekat, dan dengan sangat dahsyat," kata Trump ketika ditanya wartawan soal apakah Iran telah memindahkan sentrifugal nuklir mereka ke area Gunung Pickaxe.



