AS Perpanjang Gencatan Senjata Lebanon-Israel 45 Hari
AS Perpanjang Gencatan Senjata Lebanon-Israel 45 Hari

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengumumkan perpanjangan gencatan senjata selama 45 hari antara Lebanon dan Israel. Pengumuman ini disampaikan pada hari Jumat (15/5/2026) waktu setempat, setelah berakhirnya putaran ketiga pembicaraan langsung yang dimediasi oleh Amerika Serikat.

Putaran Keempat Pembicaraan Dijadwalkan

Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS, Tommy Pigott, menyatakan bahwa putaran keempat pembicaraan akan berlangsung di Departemen Luar Negeri AS pada tanggal 2-3 Juni. Meskipun serangan terus berlanjut antara kelompok milisi Hizbullah dan Israel, AS mencatat upaya dan sikap Beirut terhadap serangan Hizbullah.

Tantangan dari Serangan Hizbullah

"AS tetap menyadari tantangan yang ditimbulkan oleh serangan berkelanjutan Hizbullah terhadap Israel, tanpa persetujuan atau izin dari pemerintah Lebanon, yang dilakukan untuk menggagalkan proses ini," kata Pigott, dilansir kantor berita AFP, Sabtu (16/5/2026). Pigott menyampaikan pernyataannya setelah sesi dua hari "pembicaraan yang sangat produktif" antara Lebanon dan Israel.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Jalur Keamanan Terpisah di Pentagon

Selain putaran keempat pembicaraan, jalur keamanan terpisah akan diluncurkan di Pentagon pada tanggal 29 Mei dengan delegasi militer dari kedua belah pihak, ujar Pigott. Perpanjangan gencatan senjata akan memungkinkan jalur keamanan tersebut untuk "meningkatkan komunikasi dan koordinasi antara Israel dan Lebanon secara signifikan, yang difasilitasi oleh Amerika Serikat," katanya.

"Kami berharap diskusi ini akan memajukan perdamaian abadi antara kedua negara, pengakuan penuh atas kedaulatan dan integritas teritorial masing-masing, dan membangun keamanan sejati di sepanjang perbatasan bersama mereka," kata Pigott.

Sambutan Positif dari Pemerintah Lebanon

Pemerintah Lebanon menyambut baik hasil pembicaraan dua hari tersebut. Disebutkan bahwa pembentukan jalur keamanan memberikan "ruang bernapas yang penting bagi warga negara kami, memperkuat lembaga negara, dan memajukan jalur politik menuju stabilitas yang langgeng." Dalam pernyataan yang dirilis oleh Kedutaan Besar Lebanon di Washington, pemerintah Lebanon mengatakan akan terus terlibat secara konstruktif dalam negosiasi sambil menjaga kedaulatannya dan melindungi keselamatan rakyatnya.

"Tujuan kami adalah untuk mengubah momentum gencatan senjata saat ini menjadi perjanjian komprehensif dan langgeng yang melindungi martabat, keamanan, dan masa depan rakyat Lebanon," demikian pernyataan tersebut.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga